Punya badan ideal tentu jadi impian banyak orang. Tapi sayangnya, nggak semua cara diet yang beredar itu aman dan cocok buat tubuh kita. Bahkan, beberapa justru bisa bikin tubuh drop kalau nggak hati-hati.
Situs popmama.com menyarankan salah satu program diet yang cukup populer belakangan ini adalah Diet GGL, alias Gak Gendut Lagi. Bukan cuma soal nurunin angka di timbangan, diet ini fokus pada pola hidup sehat secara menyeluruh. Diet GGL sendiri diprakarsai oleh Dien Limano dan Natasya Limano, dua personal trainer bersertifikat yang memperkenalkannya sejak 2019.
Menurut Dien, diet GGL punya tiga pilar penting: mindset, fitness, dan nutrition. Jadi bukan cuma hitung-hitungan kalori semata. “Banyak yang salah paham, dikira GGL cuma ngajarin defisit kalori. Padahal, ini soal proses, bukan cuma hasil akhirnya,” jelas Dien lewat kanal YouTube mereka, Dien and Mey.
Hal yang sama juga ditegaskan oleh Natasya, “GGL bukan diet delapan minggu lalu selesai. Ini gaya hidup jangka panjang yang bisa dijalani terus menerus.” Nah, kalau kamu mulai tertarik dan pengin coba diet GGL, yuk simak langkah-langkah dasarnya berikut ini.
- Kenali Dulu Kebutuhan Kalorimu
Setiap orang punya kebutuhan kalori yang beda-beda. Ini penting banget sebagai dasar menentukan pola makan dan olahraga. Kamu bisa pakai aplikasi GGL untuk bantu hitung kebutuhan kalorimu sehari-hari.
- Terapkan Defisit Kalori dengan Bijak
Defisit kalori artinya mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang dibutuhkan tubuh. Tapi, bukan berarti asal kurangi ya. Idealnya, kamu kurangi sekitar 500 kalori dari kebutuhan harianmu. Jangan terlalu ekstrem supaya tubuh tetap punya energi buat beraktivitas.
“Yang dimakan saat defisit itu penting banget. Harus tetap perhatikan gizi, makronutrisi, dan serat,” kata Dien.
- Hitung Asupan Kalori dengan Lebih Teliti
Di awal, kamu bisa pakai aplikasi penghitung kalori untuk tahu kandungan nutrisi makananmu. Setelah terbiasa, lama-lama kamu bakal paham pola makan yang sesuai tanpa perlu aplikasi lagi.
- Pilih Makanan Bernutrisi Seimbang
Banyak yang salah kaprah dengan menyingkirkan lemak sepenuhnya dari menu. Padahal, lemak tetap dibutuhkan tubuh, asal dalam porsi yang tepat. Kuncinya adalah keseimbangan antara protein, karbohidrat, dan lemak. Makanan seimbang bikin kenyang lebih lama dan tetap sehat.
- Hindari Makanan Tinggi Gula dan Lemak Jenuh
Setelah tahu kebutuhan kalori, penting juga untuk pilih makanan yang tepat. Kurangi makanan tinggi kalori seperti gorengan, makanan manis, atau yang terlalu berminyak. Gula berlebih bisa menghambat pembakaran lemak, lho.
- Rajin Berolahraga
Nggak lengkap rasanya kalau diet tanpa olahraga. Olahraga bantu mempercepat pembakaran lemak sekaligus membentuk otot, yang bikin metabolisme tubuh makin bagus. Nggak harus ke gym kok — kamu bisa ikuti olahraga gratis dari GGL lewat YouTube mereka.
Mulai dari yang basic dulu, kayak cardio ringan atau upper/lower body workout, nanti seiring waktu bisa ditingkatkan intensitasnya.
- Atur Waktu Makan dengan Strategis
Mau hasil maksimal? Atur waktu konsumsi karbohidrat dan makanan manis setelah olahraga, bukan sebelum. Idealnya dalam jendela waktu 3 jam setelah kamu selesai olahraga. Misalnya, kalau kamu olahraga jam 5 sore, makan karbo paling telat jam 8 malam.
Itu dia panduan dasar diet GGL. Gaya hidup sehat ini bukan cuma soal langsing, tapi juga tentang bagaimana kamu menjaga tubuh dan pikiran tetap seimbang dalam jangka panjang. Tertarik buat mulai? (one/pmm)
