Home Regional Kominfo Jatim Luncurkan Sistem Aduan Berbasis AI, Respon Lebih Kilat

Kominfo Jatim Luncurkan Sistem Aduan Berbasis AI, Respon Lebih Kilat

1
Sosialisasi Dashboard Pengaduan untuk mengoptimalkan fungsi SP4N LAPOR diikuti peserta perangkat paerah di lingkungan Pemprov Jawa Timur, Jumat (8/8/2025). foto:Jatim Newsroom

Surabaya-(satujurnaĺ.com)
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur resmi mengenalkan Dashboard Pengaduan untuk memaksimalkan fungsi SP4N LAPOR, Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional. Acara sosialisasi ini diikuti perwakilan perangkat daerah se-Jatim, Jumat (8/8/2025).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Putut Darmawan, yang hadir mewakili Kadis Kominfo Jatim, menjelaskan bahwa SP4N LAPOR selama ini sudah berjalan baik. Namun, dashboard baru ini diharapkan bisa membuat penanganan aduan, terutama dari media sosial, jadi lebih cepat dan responsif.

Dilansir dari Jatim Newsroom, data periode Januari–Juli 2025 mencatat ada 2.809 aduan yang masuk. Dari jumlah itu, 2.568 aduan sudah tuntas dan 241 masih dalam proses. Menariknya, rata-rata tindak lanjutnya kurang dari sehari. Sumber aduan terbanyak berasal dari website, WhatsApp, Instagram, dan aplikasi Android, yang sebagian besar masih dimasukkan ke SP4N LAPOR secara manual.

Sistem dashboard ini menggunakan teknologi AI (artificial intelligence) untuk melakukan crawling alias menelusuri aduan dari berbagai akun medsos Pemprov dan perangkat daerah, mulai dari YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, hingga X. Hasil crawling itu akan diverifikasi oleh tim Kominfo Jatim, apakah layak dikategorikan sebagai aduan atau tidak. Kalau layak, aduan otomatis masuk ke SP4N LAPOR dan pejabat penghubung perangkat daerah akan langsung mendapat notifikasi via WhatsApp Dashboard Pengaduan.

Ketua Tim Layanan Kerja dan Pengaduan Masyarakat, Ayu Saulina, menegaskan bahwa integrasi dashboard ini akan membuat aduan dari medsos lebih mudah ditangani. “Harapannya, respon perangkat daerah bisa lebih cepat,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini, tim dari Icons Nusantara yang diwakili Santika Saraswati juga mempraktikkan cara kerja dashboard, mulai dari tahap teknis sampai proses verifikasi. Setelah masuk ke SP4N LAPOR, percepatan tindak lanjut akan jadi tanggung jawab perangkat daerah sesuai tugasnya.

Peluncuran dashboard ini disebut sebagai jawaban atas kendala lama, seperti aduan yang telat masuk ke sistem pusat atau sulitnya memantau status aduan. Kini, masyarakat bahkan bisa melapor lewat nomor WhatsApp khusus yang akan otomatis mencatat dan mengarahkan laporan ke pihak berwenang.(one/jnr)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version