
Mojokerto-(satujurnal.com)
Suasana penuh tawa dan keceriaan menyelimuti Rumah Peduli Lansia (RPL) Tribuana Tungga Dewi milik Pemerintah Kota Mojokerto. Para lanjut usia (lansia) berkumpul merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang berbeda: mengikuti lomba “Aku Cantik”, lomba merias pasangan yang penuh warna dan kekompakan.
Bukan hanya para lansia, acara ini juga dimeriahkan anggota pilar-pilar sosial yang ikut memberi semangat dan dukungan. Gelak tawa serta kebersamaan tampak begitu hangat, membuat suasana lomba menjadi lebih hidup. Tujuannya jelas: memberikan ruang bagi lansia agar tetap aktif, mandiri, dan bahagia.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, mengatakan lomba ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Lansia. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk perhatian nyata Pemkot Mojokerto kepada para lansia, sekaligus implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan.
“Mandat Perpres ini ditujukan kepada seluruh lembaga untuk bersama-sama mewujudkan lansia yang sejahtera, mandiri, dan bermartabat. Artinya, perhatian khusus kepada lansia adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Ning Ita.
Melalui Gebyar Lansia, Pemkot Mojokerto berharap para lansia tetap merasa dihargai, memiliki peran penting dalam masyarakat, dan bisa menjadi teladan dalam menjaga semangat kebangsaan meski di usia senja.
Selain lomba di RPL Tribuana Tungga Dewi, Gebyar Lansia juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, hingga bazar produk dari anggota karang werda. Semua itu menjadi bukti bahwa usia bukan halangan untuk tetap produktif dan berbahagia.(ank/hms)