Tulungagung-(satujurnal.com)
Sebagai rangkaian Milad ke-39 sekaligus bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan, Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung resmi meluncurkan program beasiswa spesial berupa potongan biaya studi.
Jika sebelumnya total biaya studi mencapai Rp 25 juta, kini mahasiswa cukup membayar Rp 9 juta hingga lulus selama empat tahun. Program ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi namun terkendala biaya.
Ketua STAIM Tulungagung, Dr. Suripto, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Selain pendidikan dan penelitian, pengabdian kami wujudkan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Suripto menambahkan, selama 39 tahun berdiri, STAIM Tulungagung konsisten melahirkan generasi berdaya saing yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Berbagai program beasiswa telah digulirkan, baik melalui skema internal kampus maupun kerja sama dengan lembaga mitra.
Berlokasi di Jl. Pahlawan, Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung, STAIM didirikan pada 8 September 1987 di bawah pembinaan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah. Saat ini, STAIM mengelola tiga program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ekonomi Syariah (ES). Seluruh program studi beserta institusi STAIM Tulungagung telah terakreditasi.(one)
