Home Pendidikan Anak Presentasi Masa Depan di Depan Orang Tua: Uniknya Future Pathways Day...

Anak Presentasi Masa Depan di Depan Orang Tua: Uniknya Future Pathways Day SMA SAIM

0
Moment siswa SMA SAIM mempresentasikan rencana kariernya di hadapan orang tua masing-masing, Sabtu (14/9/2025)

Surabaya-(satujurnal.com)
Pernahkah Anda membayangkan duduk berhadapan dengan anak, dalam suasana agak formal, lalu mendengar ia mempresentasikan rencana masa depan secara detail dan penuh percaya diri? Pemandangan itu nyata terjadi di SMA SAIM Surabaya, Sabtu (14/9/2025), saat digelarnya Future Pathways Day.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian bimbingan karier sekolah yang berlokasi di Jl. Keputih Tegal tersebut. Setiap siswa kelas 9 wajib menyusun life proposal, berisi data potensi diri, kelebihan dan kekurangan, minat-bakat, hingga mimpi masa depan yang kemudian dipresentasikan langsung di hadapan orang tua mereka.

Presentasi dikemas modern dengan power point atau aplikasi Canva. Suasana menjadi unik, karena setiap orang tua benar-benar diajak menjadi audiens utama sekaligus pengkritik pertama. Tak jarang dialog hangat hingga serius muncul di antara ayah, ibu, dan anak saat proposal itu dipaparkan. Menariknya, beberapa siswa tampil dengan kostum sesuai karier impian: ada yang berseragam dokter, mengenakan rompi proyek, bahkan berjas formal bak eksekutif muda.

“Bimbingan karier dan pembinaan karakter adalah prioritas kami. Setelah lulus, anak-anak akan membangun masa depan mereka sendiri, dan untuk sukses dibutuhkan karakter yang kuat,” kata Direktur SAIM, Aziz Badiansyah, M.M.Pd.

Program ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, siswa sudah melalui berbagai tahapan: mulai tes RMIB (Rothwell-Miller Interest Blank), pemantauan nilai dan aktivitas favorit oleh wali kelas, hingga pendampingan portofolio lomba. Psikolog sekolah juga menyiapkan pengalaman magang sebulan penuh, agar siswa benar-benar merasakan dunia kerja sesuai minatnya.

Tak berhenti di situ, SAIM juga merancang program Bravery Survival (mendaki gunung, backpacker ke luar negeri), hingga kelas kewirausahaan untuk melatih daya juang, ketangguhan, serta kejelian menangkap peluang. Semua diarahkan agar siswa tidak sekadar punya cita-cita, tetapi juga langkah nyata untuk mewujudkannya.(ank/ono)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version