
Jombang-(satujurnal.com)
Suasana sempat menegangkan di SMK Unggulan NU Mojoagung, Selasa (23/9) siang. Segerombolan remaja mendatangi sekolah dan berupaya menyeret salah satu siswa. Beruntung, aksi itu berhasil digagalkan guru dan petugas keamanan sekolah.
Amir Syarifudin, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00, sesaat setelah jam pulang sekolah.
“Tiba-tiba saja ada ramai-ramai di depan. Begitu salah satu siswa kami keluar, langsung dikepung oleh sekelompok remaja yang tidak memakai seragam,” jelas Amir.
Siswa yang dimaksud adalah D, murid kelas XI. Amir menyebut, sebelum terjadi penganiayaan, siswa tersebut cepat diamankan guru dan dibawa masuk ke dalam sekolah.
“Anak itu tidak sempat dipukul, tapi sudah dikerumuni. Begitu kami amankan, gerombolan ini mencoba masuk ke area sekolah,” tambahnya.
Guru dan petugas keamanan segera sigap menghadang para pemuda itu. Mereka akhirnya berhasil diusir dan lari ke arah utara.
Meski situasi sudah kembali kondusif, pihak sekolah meliburkan sementara siswa D selama satu minggu demi keamanan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas membenarkan kejadian itu. Menurutnya, polisi sempat mendatangi sekolah dan melakukan klarifikasi.
“Memang benar ada sekelompok remaja datang ke sekolah. Tidak sampai ada penganiayaan, dugaan sementara karena kesalahpahaman,” ujarnya.
Yogas menambahkan, hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk, namun pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk mencegah kejadian serupa terulang.(rial)