Home Regional Kabupaten Jombang Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Jombang, Belasan Rumah Rusak dan Jalan...

Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Jombang, Belasan Rumah Rusak dan Jalan Nasional Lumpuh

0
Foto 1 (paling atas): Sebuah rumah di Desa Alang-alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, tampak roboh setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras. Sebagian atap beterbangan dan dinding ambruk akibat tertimpa pohon, Minggu (2/11/2025) petang. Foto 2 (kiri bawah): Petugas BPBD Jombang bersama warga mengevakuasi batang pohon besar yang tumbang dan menutup jalur nasional Jombang–Madiun. Jalur sempat lumpuh total hingga petang. Foto 3 (kanan bawah): Sejumlah warga duduk di tepi jalan menyaksikan kondisi rumah dan pohon yang tumbang usai cuaca ekstrem melanda kawasan Jombang Kota. Mereka menunggu bantuan dan pembersihan material pohon yang menimpa permukiman.-(dok:SJ/Safrial)

Jombang-(satujurnal.com)
Hujan deras disertai angin kencang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (2/11/2025) petang. Fenomena ini tak hanya membawa angin kencang, tapi juga hujan es yang turun di beberapa titik, membuat warga kaget sekaligus panik.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, belasan rumah mengalami kerusakan berat, beberapa di antaranya roboh tertimpa pohon tumbang. Jalur nasional Jombang–Madiun bahkan sempat lumpuh total karena banyaknya pohon besar yang tumbang melintang di tengah jalan.

Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Jogoroto, tepatnya di Desa Alang-alang Caruban. Di kawasan ini, sejumlah rumah warga porak-poranda di bagian atap. Beberapa genting beterbangan, sementara sebagian rumah ambruk setelah tertimpa pohon besar. Perabot rumah tangga pun banyak yang rusak tertimpa reruntuhan bangunan.

Tak hanya itu, di wilayah Kelurahan Jombatan dan Desa Geneng, tembok pembatas sekolah sepanjang sekitar 100 meter dilaporkan ambruk. Menurut warga sekitar, angin datang secara tiba-tiba disertai hujan deras dan butiran es kecil.

“Tadi hujan, angin, terus hujan es. Langsung aja kejadiannya di rumahnya Pak Mofit sama Pak Artono, kena pohon tumbang. Di SD juga temboknya roboh semua dari timur sampai barat,” tutur April Iriyanto, warga Desa Geneng.

BPBD Kabupaten Jombang mencatat, hingga Minggu malam terdapat sedikitnya sembilan titik kejadian di tiga kecamatan: Diwek, Jombang Kota, dan Jogoroto. Seluruh lokasi telah mendapat penanganan awal, terutama di jalur utama nasional yang tertutup total oleh material pohon tumbang.

“Sampai jam ini, sudah ada delapan laporan masuk dan sembilan titik yang kami tangani. Sebagian besar karena angin kencang yang memicu pohon tumbang dan hujan es,” jelas Stevie Maria, petugas Pusdalops BPBD Jombang.

Menurutnya, fenomena cuaca ekstrem ini terjadi karena wilayah Jawa Timur sedang berada pada masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Pada fase ini, potensi munculnya anomali cuaca. seperti angin kencang, hujan lebat, sambaran petir, hingga hujan es akan meningkat.

“Kami belum membedakan mana yang paling parah, karena semuanya berdampak pada kehidupan masyarakat. Fokus kami saat ini adalah penanganan cepat di semua titik terdampak,” tambah Stevie.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, warga diimbau tetap waspada menghadapi perubahan cuaca mendadak dalam beberapa pekan ke depan.(rial)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version