
Jombang-(satujurnal.com)
Mengantisipasi lonjakan korban kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas pada malam pergantian tahun, RSUD Kabupaten Jombang menyiagakan tenaga medis, ruang perawatan khusus, serta fasilitas penunjang kesehatan secara maksimal.
Langkah siaga ini diberlakukan sejak periode Natal hingga malam Tahun Baru guna memastikan layanan kegawatdaruratan berjalan cepat dan optimal.
Direktur RSUD Kabupaten Jombang, Puji Umbaran, mengatakan rumah sakit menyiapkan sedikitnya 10 tempat tidur di ruang khusus untuk penanganan kasus darurat, terutama korban laka lantas dan kekerasan. Tenaga medis disiagakan dengan sistem piket bergilir yang ketat dan tidak dapat diubah, mencakup dokter umum, dokter spesialis, hingga tenaga penunjang.
“Pada momen pergantian tahun, masyarakat biasanya turun ke jalan, konvoi, hingga pesta kembang api. Dampak yang paling sering terjadi adalah kecelakaan lalu lintas. Karena itu, sejak libur Natal kami sudah siaga penuh Nataru,” kata Puji Umbaran, Senin (29/12/2025).
Selain ruang perawatan, rumah sakit plat merah tersebut juga memaksimalkan kesiapan Unit Gawat Darurat (UGD) dengan peralatan medis lengkap. Sejumlah ambulans disiagakan, baik yang bersifat standby di rumah sakit maupun mobilisasi untuk penjemputan korban di jalan.
Menurut Puji, potensi kasus kekerasan seperti tawuran dan pengeroyokan juga menjadi perhatian karena menimbulkan trauma serius yang membutuhkan penanganan cepat. Untuk itu, rumah sakit menyiapkan ruang khusus penanganan trauma, layanan radiologi, kefarmasian, hingga dukungan kebersihan rumah sakit.
“Kami juga menyiapkan tiga kamar operasi yang siap melayani 24 jam. Tahun lalu, banyak kasus trauma kepala akibat kecelakaan konvoi. Rata-rata korban mengalami benturan di kepala, sehingga perlu penanganan dokter bedah saraf,” ujarnya.
Meski seluruh kesiapan telah dilakukan, pihak RSUD berharap situasi malam pergantian tahun berjalan aman dan kondusif, sehingga jumlah korban dapat ditekan dan masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan lebih tertib.(rial)