
Mojokerto-(satujurnal.com)
Makna sholat sebagai pondasi keimanan dan akhlak kembali ditegaskan dalam Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mojokerto, Selasa (14/1/2026), di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat Kota Mojokerto.
Kegiatan yang mengusung tema Makna Sholat dari Peristiwa Isra’ Mi’raj itu menghadirkan KH. Akad Sujadi sebagai penceramah. Acara diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi wanita di wilayah Kota Mojokerto.
Ketua DWP sekaligus GOW Kota Mojokerto, Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetyo menegaskan, peringatan Isra’ Mi’raj tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi spiritual, terutama bagi perempuan yang memegang peran strategis dalam keluarga dan organisasi di lingkungan Kota Mojokerto.
“Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali merefleksikan makna salat sebagai pondasi utama dalam membentuk keimanan dan akhlak, khususnya bagi perempuan dalam peran keluarga maupun organisasi,” ujarnya.
Menurut Dewi, DWP dan GOW Kota Mojokerto secara konsisten menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan kebersamaan antaranggota. Melalui forum semacam ini, organisasi wanita diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Kota Mojokerto.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut juga menegaskan kuatnya sinergi antarorganisasi wanita di wilayah Kota Mojokerto. Kehadiran berbagai latar belakang organisasi dalam satu majelis dinilai mencerminkan peran strategis GOW sebagai wadah pemersatu organisasi perempuan perkotaan.
“Kehadiran berbagai organisasi wanita dalam kegiatan ini mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di Kota Mojokerto,” katanya.
Dalam tausiahnya, KH. Akad Sujadi mengulas kembali peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai titik turunnya perintah sholat lima waktu. Ia menekankan bahwa sholat bukan hanya soal kewajiban ritual, melainkan sarana menjaga keteguhan iman dan kedisiplinan spiritual umat Islam dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, DWP dan GOW Kota Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembinaan spiritual, penguatan peran perempuan, serta mempererat persatuan antarorganisasi wanita di wilayah administratif Kota Mojokerto.(one/hms)