
Jombang-(satujurnal.com)
Angin kencang disertai hujan lebat menerjang tiga desa di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (5/2/2026) sore. Terjangan angin merusak belasan rumah warga pada bagian atap, menumbangkan pepohonan, serta menyebabkan satu warga terluka akibat tertimpa asbes.
Lokasi terdampak di Kecamatan Sumobito, Jombang
Angin kencang paling parah melanda Dusun Mojodadi, Desa Plemahan. Sedikitnya 15 rumah di dusun tersebut mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Kerusakan dominan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan.
Tiga desa yang terdampak meliputi desa Sumobito, Kedungpapar dan desa Plemahan.
Salah satu warga Dusun Mojodadi, Fitriah, mengaku angin datang sangat cepat dari arah utara saat hujan deras mengguyur kawasan permukiman.
“Anginnya tiba-tiba kencang dari utara. Saya sempat tertimpa asbes saat berusaha menyelamatkan diri,” ujarnya.
Kepala Dusun Mojodadi, Ahmad Rizky, menyebut hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian angin kencang datang sekitar pukul 15.30 WIB.
“Total ada 15 rumah terdampak. Dua rusak berat, empat sedang, sebelas ringan. Ada warga yang sempat terluka, tapi tidak sampai dirawat. Selain itu ada pohon tumbang dan tembok rumah bagian belakang yang roboh,” jelasnya.
Selain merusak atap rumah warga, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pepohonan di sekitar permukiman.
Hingga malam hari, warga masih bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dibantu petugas. Personel BPBD Kabupaten Jombang melakukan pendataan kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah yang rusak.
Petugas juga masih menghitung total kerugian akibat peristiwa cuaca ekstrem tersebut.(rial)