Home Regional Kabupaten Jombang Identitas Terungkap! Dua Jasad di Ploso Ibu dan Anak Asal Nganjuk

Identitas Terungkap! Dua Jasad di Ploso Ibu dan Anak Asal Nganjuk

0
Petugas mengevakuasi dua jenazah perempuan yang telah teridentifikasi sebagai ibu dan anak asal Kabupaten Nganjuk ke rumah sakit untuk proses autopsi lanjutan, usai ditemukan di bekas asrama Polri Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Rabu (25/2/2026). dok: SJ/Safrial

Jombang-(satujurnal.com)
Identitas dua jasad perempuan yang ditemukan di lubang bekas asrama Polri terbengkalai di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (25/2/2026), akhirnya dipastikan. Keduanya adalah ibu dan anak asal Kabupaten Nganjuk yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh sang suami.

Kepastian identitas diperoleh setelah Satreskrim Polres Jombang mencocokkan data antemortem keluarga dengan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Sidik jari korban tidak dapat dibaca karena rusak, sehingga penyidik menempuh pencocokan barang, keterangan keluarga, serta tetap menyiapkan uji DNA untuk penguatan ilmiah.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, di lokasi ditemukan sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO yang dipastikan milik korban. Kendaraan itu dibenarkan oleh suami lengkap dengan dokumen resmi. Kunci motor juga ditemukan di bawah tubuh jenazah saat olah TKP. Pakaian terakhir korban dewasa dikenali suami, sementara identitas korban anak dikuatkan melalui anting yang masih melekat serta sandal yang dicocokkan dengan foto keluarga.

Korban dewasa berinisial SK (35), warga Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Anak perempuannya berinisial NC (6), alamat sama.

Berdasarkan keterangan keluarga, suami terakhir melihat istri dan anaknya pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dini hari menjelang subuh, korban meninggalkan rumah membawa sepeda motor tanpa pamit. Setelah melakukan pencarian, suami melapor ke Polsek Gondang pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, muncul informasi penemuan dua jasad di Ploso, Jombang.

Dalam olah TKP, penyidik mengamankan satu botol BBM jenis Pertalite, korek api, satu botol cairan pembersih lantai warna hijau, pakaian, sandal, serta sejumlah barang bukti lain.

Hasil otopsi sementara mengungkap kedua korban meninggal akibat mati lemas dan terbakar dalam kondisi masih hidup. Waktu kematian diperkirakan antara 48 hingga 120 jam sebelum ditemukan.

“Tidak ada tanda kekerasan benda tumpul maupun benda tajam. Kesimpulan dokter forensik, kematian diakibatkan mati lemas karena menghirup asap, disertai luka bakar,” ujar Dimas.

Pada tubuh korban anak ditemukan pelepuhan di area pipi akibat zat kimia basah kuat. Sementara pada tubuh ibu terdapat kerusakan di bagian tenggorokan hingga organ dalam yang diduga akibat interaksi dengan zat kimia tersebut.

Di lokasi memang ditemukan botol cairan pembersih lantai merek Porsek, namun polisi belum memastikan apakah cairan itu penyebab kerusakan. Seluruh barang bukti akan diuji di laboratorium untuk memastikan kandungan dan kaitannya dengan kematian korban.

Polisi memastikan kedua korban meninggal di lokasi kejadian. Saat ini penyidik masih menelusuri rekaman CCTV di sekitar area, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu hasil uji laboratorium guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

Jenazah kedua korban telah dimakamkan pihak keluarga, sementara penyidikan terus berjalan.(rial)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version