Home Regional Pemkot Mojokerto KPK Beri Apresiasi Tertinggi: Kota Mojokerto Catat Rekor 100% Tindak Lanjut Rekomendasi...

KPK Beri Apresiasi Tertinggi: Kota Mojokerto Catat Rekor 100% Tindak Lanjut Rekomendasi Pencegahan Korupsi

0
Wali Kota Mojokerto bersama jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat rapat koordinasi pencegahan korupsi. dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Pemerintah Kota Mojokerto atas kinerja luar biasa dalam menindaklanjuti upaya pencegahan korupsi.

Dalam laporan resmi tertanggal 27 April 2026, lembaga antirasuah tersebut mencatat Kota Mojokerto sebagai daerah dengan capaian tindak lanjut rekomendasi koordinasi pencegahan korupsi tahun 2025 sebesar 100 persen.

Prestasi ini menempatkan Kota Mojokerto sebagai salah satu daerah paling responsif di Jawa Timur yang dinilai cepat, lengkap, dan tepat waktu dalam merespons setiap masukan perbaikan dari pusat.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, menyebut pencapaian ini sebagai buah kerja keras kolektif seluruh perangkat daerah dalam menjaga integritas dan akuntabilitas publik.

“Apresiasi dari KPK ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” katanya, Jumat (1/5/2026).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hasil instan, melainkan akumulasi dari perbaikan sistemik yang dilakukan secara konsisten sejak proses perencanaan, penganggaran, hingga tahap pengadaan barang dan jasa.

Untuk memastikan nol penyimpangan, Kota Mojokerto secara agresif memperbaiki indikator-indikator pencegahan korupsi yang terukur dalam indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) atau MCSP. Hasilnya, Kota Mojokerto berhasil meraih nilai tertinggi se-Jawa Timur dengan skor fantastis 95,81. Langkah konkret meliputi evaluasi ketat terhadap belanja daerah, termasuk pos belanja hibah dan bantuan sosial (bansos). Tujuannya memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, tanpa bocor ke tangan yang tidak berhak.

Gaguk menambahkan, capaian gemilang ini tidak lepas dari sinergi kuat antara eksekutif, legislatif (DPRD), serta dukungan aktif masyarakat dalam mengawal jalannya roda pemerintahan. Kolaborasi tiga pilar ini menciptakan ekosistem pengawasan yang efektif dan mencegah potensi celah korupsi.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat sistem pengawasan internal agar capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” jelasnya optimistis.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version