Home Regional Pemkot Mojokerto Ning Ita Lantik 7 Kepala Sekolah Baru, Tekankan Sekolah Aman dan Bebas...

Ning Ita Lantik 7 Kepala Sekolah Baru, Tekankan Sekolah Aman dan Bebas Bullying

0
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan SK kepada salah satu kepala sekolah. dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Mojokerto diwarnai pesan tegas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari agar lingkungan sekolah terbebas dari perundungan. Pesan itu disampaikan saat penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada tujuh kepala sekolah baru di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).

“Dan panjenengan semua harus bisa menghadirkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita. Jangan ada perundungan. Anak-anak harus bisa bersekolah dengan kondisi yang bahagia,” tegas Ning Ita.

Selain menolak praktik bullying di lingkungan pendidikan, Ning Ita juga meminta para kepala sekolah menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada masa depan siswa.

“Mereka juga harus bisa mendapatkan pendidikan yang inklusif dan orientasinya kepada kemajuan mereka ke depannya,” lanjutnya.

Tujuh sekolah di Kota Mojokerto yang mendapat kepala sekolah baru yakni TK Pembina Kranggan, SDN Kedundung 3, SDN Magersari 2, SDN Miji 4, SDN Balongsari 2, SDN Mentikan 3, dan SMPN 5 Mojokerto.

Dalam arahannya, Ning Ita menegaskan posisi kepala sekolah sangat menentukan kualitas pendidikan di setiap lembaga. Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pemimpin pembelajaran, manajer satuan pendidikan, sekaligus motor penggerak peningkatan mutu sekolah.

“Kepala sekolah ini maknanya cukup strategis dalam pembangunan pendidikan. Sebagai pemimpin dalam pembelajaran, sebagai manajer dalam satuan pendidikan sekaligus sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan sebuah sekolah sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan kepala sekolah. Karena itu, Ning Ita meminta para kepala sekolah baru menghadirkan inovasi dan membangun budaya belajar yang sehat.

“Bangunlah budaya belajar yang sehat. Kembangkan inovasi di masing-masing lembaga pendidikan yang panjenengan kelola serta bentuklah karakter anak-anak kita supaya memiliki pondasi karakter yang kuat,” katanya.

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal sekolah. Ia tidak ingin muncul konflik ataupun ego sektoral yang menghambat kemajuan pendidikan di Kota Mojokerto.

“Keberhasilan kita ditentukan oleh kuatnya kolaborasi dan sinergi. Jadi, jangan sampai ada riak-riak di internal sekolah. Semua harus bersatu padu. Visinya harus sama. Langkahnya harus harmoni. Tidak boleh bertabrakan,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Ning Ita menyampaikan selamat kepada tujuh kepala sekolah yang baru menerima SK. Ia berharap para kepala sekolah mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi demi kemajuan pendidikan di Kota Mojokerto.

“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah Bapak Ibu dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di Kota Mojokerto,” pungkasnya.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version