Home Regional Pemkot Mojokerto Ning Ita Tinjau Pelatihan Kerja, 80 Peserta Ditempa dalam Lima Kompetensi

Ning Ita Tinjau Pelatihan Kerja, 80 Peserta Ditempa dalam Lima Kompetensi

0
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendampingi dan memantau langsung peserta yang sedang berlatih di kelas Pemasaran Digital saat meninjau Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch II 2026 di BLK Mojokerto, Selasa (22/9/2026).dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebanyak 80 warga Kota Mojokerto mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch II tahun 2026. Program strategis hasil sinergi Pemerintah Kota Mojokerto dan Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto ini digelar untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap diserap pasar industri maupun membuka lapangan usaha mandiri.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung jalannya proses pembelajaran di lokasi pelatihan, Selasa (22/9/2026). Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini mendatangi setiap kelas, berdialog interaktif, serta melihat langsung praktik para peserta.

Pada gelombang kedua ini, para peserta terbagi ke dalam lima bidang keahlian utama. Keahlian tersebut meliputi Pemasaran Digital, Teknisi AC Residensial, Pembuatan Batik Tulis, Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, hingga Pengelola Administrasi Perkantoran.

Sebelumnya, program Batch I sukses digelar pada Juli 2026 dengan melibatkan 96 peserta. Bidang yang dibuka kala itu mencakup Tata Boga, Processing Pembuatan Roti dan Kue, Desain Grafis Muda, Computer Technical Support, Tata Rias Kecantikan (MUA), serta Service Sepeda Motor Injeksi.

Ning Ita menegaskan bahwa pembekalan keahlian ini menjadi pilar utama Pemkot Mojokerto dalam mengikis angka pengangguran dan memperkuat daya saing masyarakat.

“Pelatihan ini memberikan pengetahuan, namun hal paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa menjadi bekal untuk bekerja, membuka usaha, maupun meningkatkan kapasitas diri,” ujar Ning Ita di sela-sela peninjauan.

Pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi di Kota Mojokerto ini didanai melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang berjalan konsisten sejak 2024. Program ini terbukti mencetak rekam jejak keberhasilan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Data Pemkot menyebutkan, sebanyak 257 peserta mengikuti pelatihan pada 2024, di mana 92 orang berhasil terserap di dunia kerja dan 107 orang sukses membangun wirausaha. Angka partisipasi melonjak pada 2025 menjadi 400 peserta, dengan capaian 153 orang bekerja dan 102 orang berwirausaha.

Melihat capaian positif tersebut, Ning Ita optimistis para lulusan Batch II 2026 mampu menangkap peluang ekonomi secara optimal.

“Harapannya, setelah selesai mengikuti pelatihan, ada langkah berikutnya. Ada yang terserap di dunia kerja, ada yang mengembangkan usaha sendiri, sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version