Home Sosial Budaya One School One Event ke-37 Semarak di TBM, Ning Ita Dorong Generasi...

One School One Event ke-37 Semarak di TBM, Ning Ita Dorong Generasi Muda Rawat Seni Budaya

0
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) tersenyum hangat saat menerima buket bunga dari seorang penari cilik berbusana adat dalam gelaran One School One Event (OSOE) ke-37 di Taman Bahari Majapahit (TBM). dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Panggung seni Taman Bahari Majapahit (TBM) kembali dipenuhi kreativitas lewat unjuk bakat ratusan pelajar dalam gelaran One School One Event (OSOE) ke-37. Program rutin besutan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kota Mojokerto ini sukses menyedot perhatian masyarakat setempat.

Ajang prestisius ini dirancang melintasi berbagai ruang berekspresi, mengasah kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur. Langkah konsisten tersebut sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat identitas budaya lokal sejak dini.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang yang dinilai konsisten menjadi wadah pengembangan bakat anak-anak daerah.

“Alhamdulillah, One School One Event ke-37 kembali terselenggara. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan TBM dapat menjadi ruang kreasi bagi anak-anak kita untuk menampilkan kreativitas dan kepiawaian mereka,” ujar Ning Ita.

Ia menilai keberadaan destinasi TBM kian terasa hidup saat menjadi tempat interaksi sosial yang dipenuhi deretan aktivitas positif. Integrasi program ini mempertemukan sektor pendidikan, kebudayaan, pariwisata, hingga penggerak ekonomi warga lokal Kota Mojokerto secara padu.

Kawasan yang sarat nilai sejarah ini menyimpan modal sosial besar sebagai bagian tak terpisahkan dari bumi Majapahit. Pelestarian seni tradisi dipandang sebagai fondasi karakter yang mesti ditanamkan lewat proses pembelajaran yang dekat dengan dunia anak-anak.

“Sebagai generasi pewaris Majapahit, kita membawa semangat Spirit of Majapahit. Karena itu, seni dan budaya harus terus diberikan ruang untuk ditampilkan dan diekspresikan oleh generasi-generasi kita,” tegas Ning Ita.

Ke depan, TBM diproyeksikan berkembang lebih jauh dari sekadar area rekreasi keluarga biasa. Fasilitas publik ini disiapkan menjadi titik temu strategis lintas sektor demi memacu pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat Kota Mojokerto.

“TBM yang sudah kita bangun ini diharapkan bisa menjadi ruang publik yang bermanfaat, menjadi ruang untuk berekspresi dan ruang bertemunya berbagai sektor, baik ekonomi, budaya, pendidikan, sosial, maupun sektor lainnya,” terangnya.

Melalui panggung OSOE ke-37, para siswa dilatih membentuk mental percaya diri, memupuk kerja sama tim, serta belajar menghargai proses kreatif. Apresiasi tinggi juga ditujukan kepada jajaran pendidik dan orang tua yang tak henti mendorong keberanian anak-anak untuk tampil di muka umum.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version