
Mojokerto-(satujurnal.com)
Keterampilan pangkas rambut menjadi modal yang disiapkan Pemerintah Kota Mojokerto bagi warga Kelurahan Gunung Gedangan untuk merintis usaha mandiri. Melalui pelatihan barbershop di Pendopo Kelurahan Gunung Gedangan, Senin (26/10/2026), sebanyak 25 warga kelompok desil 1–5 mendapat pembekalan teknik cukur, peralatan usaha, dan pendampingan pascapelatihan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung kegiatan tersebut sekaligus menyerahkan paket peralatan cukur secara simbolis kepada perwakilan peserta. Program ini menyasar warga usia produktif agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan keluarga.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan teknik pangkas rambut pria dari praktisi profesional. Dukungan peralatan dan pendampingan pascapelatihan juga disiapkan untuk membantu peserta memulai usaha setelah mengikuti pelatihan.
Ika Puspitasari menegaskan, usaha pangkas rambut mandiri merupakan salah satu pilihan pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan tanpa harus bergantung pada pekerjaan formal di perusahaan.
“Meskipun Saudara sekalian tidak sedang bekerja di sebuah perusahaan, tapi buka barbershop atau cukur pribadi, saudara semua harus mengakui sudah bekerja. Karena buka cukur pribadi itu juga bagian dari bekerja dan menghasilkan uang,” ujar Ika saat berdialog dengan peserta.
Menurutnya, usaha jasa pangkas rambut memiliki fleksibilitas waktu kerja. Peluang penghasilannya pun dapat berkembang seiring dengan kemampuan, kualitas layanan, dan jumlah pelanggan yang dimiliki.
“Yang kelihatan tidak punya kantor, yang kelihatan tidak ada jam kerjanya, bisa kapan pun dua puluh empat jam bekerja suka-suka dia, itu ternyata bisa menjadi sumber penghasilan yang bahkan jauh lebih besar dibandingkan pekerjaan konvensional. Jadi profesi-profesi ini sudah diakui sebagai jenis pekerjaan,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemkot Mojokerto mendorong masyarakat untuk memanfaatkan keterampilan praktis sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan memperoleh penghasilan, terutama bagi warga dari kelompok ekonomi rentan.
Pelatihan barbershop ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan usaha sektor jasa. Dengan keterampilan, peralatan, dan pendampingan yang diberikan, para peserta diharapkan mampu merintis usaha pangkas rambut secara mandiri dan berkelanjutan.(one/hms)