Jombang-(satujurnal.com)
Musim liburan sekolah dimanfaatkan para pelajar di Jombang untuk mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP). Akibatnya, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang mengalami lonjakan jumlah pemohon sejak sepekan terakhir.
Antrian panjang terlihat hampir setiap hari, memadati halaman depan hingga ruang tunggu pelayanan. Jika hari biasa hanya ada sekitar 70–80 pemohon, kini jumlahnya bisa mencapai 800 orang per hari.
“Libur sekolah jadi waktu yang pas buat ngurus KTP. Nggak perlu bolos, dan bisa santai antrinya,” ujar Sinta Cahaya, salah satu pelajar yang ikut mengantri, Rabu (2/7/2025).
Meski harus menunggu, ia mengaku puas karena prosesnya cepat dan hanya memakan waktu satu hari.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jombang, Masduki Zakaria, membenarkan lonjakan ini. Menurutnya, mayoritas pemohon adalah pelajar yang memanfaatkan libur sekolah untuk mengurus KTP.
“Selain itu, banyak yang ingin ganti foto KTP karena dulu rekamnya pakai seragam sekolah,” ungkapnya.
Masduki menambahkan, karena jumlah pemohon sangat tinggi, pihaknya memusatkan pelayanan KTP di kantor Dispendukcapil dan tidak mendistribusikan ke kecamatan.
“Rata-rata setiap hari kami cetak 500 keping KTP di kantor, dan 300 keping di pos pelayanan. Untuk Kartu Keluarga (KK) bisa sampai 500 lembar, dan akta kematian sekitar 100 dokumen,” jelasnya.
Dispendukcapil Jombang menerima sekitar 2.000 blangko KTP per minggu. Jumlah tersebut harus dikelola dengan cermat agar pelayanan tetap lancar. “Proses dari pemohon hingga cetak harus selesai di hari yang sama,” tutup Masduki. (wie)
