Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebuah insiden tragis terjadi di kawasan Kedungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, pada Minggu siang (27/7/2025). Seorang pria lanjut usia bernama Tolib (70), warga Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, tewas tertimpa pohon randu saat tengah bekerja.
Tolib diketahui sedang menebang pohon bersama anak kandungnya, Ngataji (52), dan tiga rekan lainnya. Saat kejadian, mereka sedang menangani pohon randu keempat yang berukuran cukup besar, sekitar 25 meter panjangnya dengan diameter 15 sentimeter.
Menurut keterangan Eko Pramono (30), salah satu rekan korban, Tolib sebenarnya sempat mencoba menghindar saat pohon akan tumbang. Namun nahas, ia malah terpeleset dan jatuh ke arah batang pohon yang roboh.
“Niatnya mau lari ke depan, tapi malah jatuh. Akhirnya tertimpa pohon. Kepala bagian kirinya luka parah,” ungkap Eko kepada wartawan.
Korban sempat dievakuasi dalam kondisi masih bernapas oleh tim PSC 119 menuju RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Sayangnya, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Ketua RW 02 Kelurahan Kedungsari, Triyono, membenarkan peristiwa ini. Ia menerima laporan dari warga yang meminta bantuan untuk menghubungi ambulans layanan darurat 112.
“Waktu saya ke lokasi, korban sudah tidak tertindih pohon. Tapi lukanya cukup parah, terutama di bagian kepala,” ujarnya.
Lurah Gunung Gedangan, Andika Dewantara, juga turut membenarkan kejadian ini. Pihak kelurahan membantu proses evakuasi dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Sementara itu, jajaran Polsek Magersari dan Polres Mojokerto Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Hingga kini, penyebab pasti tumbangnya pohon masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Eko menambahkan bahwa dirinya dan rekan-rekan lain hanya bekerja sebagai kuli tebang kayu dan tidak mengetahui pasti siapa pemilik pohon atau untuk keperluan apa pohon-pohon itu ditebang.
“Kami cuma kerja, disuruh nebang. Soal pohonnya untuk apa atau milik siapa, saya nggak tahu,” ujarnya.(one)
