Jakarta-(satujurnal.com)
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Laksmana TNI (Purn) Sumarjono, berkunjung ke Markas Komando Daerah 3 di Jakarta pada Rabu (16/9). Kedatangannya disambut langsung oleh Komandan Mako Daeral 3, Laksda TNI Uki Prasetia, bersama jajaran asistennya.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Maklum, Sumarjono bukan sosok asing di dunia TNI AL. Ia adalah mantan KSAL sekaligus ajudan terakhir Presiden Soeharto. Dalam obrolan santai tersebut, Sumarjono juga menjelaskan tentang peran HNSI saat ini serta program kerja beberapa tahun ke depan yang berfokus pada kesejahteraan nelayan.
Selain jajaran Mako Daeral 3, hadir pula pengurus HNSI seperti Sekjen Dr. Anton Leonard, Bendahara Umum Dewi Angraeni SE.MM, dan staf khusus Djoko Sungkono. Mereka ikut mendampingi ketua umum dalam audiensi tersebut.
Beberapa isu penting ikut dibahas, termasuk soal BBM subsidi untuk nelayan. Dari alokasi sekitar 2 juta ton, baru sekitar 600 ribu ton yang benar-benar terserap, sementara sisanya 1,4 juta ton belum jelas laporannya.
Diskusi juga menyinggung peluang kolaborasi usaha, mulai dari bisnis ekspor-impor ikan, pemanfaatan cold storage, hingga penguatan koperasi, baik Koperasi Nelayan maupun PRIMKOPAL agar kegiatan usaha lebih terstruktur.
Menanggapi itu, Laksda Uki Prasetia menyambut baik rencana kerja sama dengan HNSI. Ia juga menegaskan pentingnya kelengkapan administrasi sebelum program berjalan. “Wajib terpenuhinya syarat-syarat administrasi, termasuk rencana peminjaman ruang kantor untuk HNSI di Mess Perwira Jalan Dr. Sutomo Jakarta Pusat,” ujarnya.(one/sst)
