Home Regional Pemkot Mojokerto Kampus Jadi Laboratorium Wirausaha Baru bagi IRT Sekoper

Kampus Jadi Laboratorium Wirausaha Baru bagi IRT Sekoper

0
Para anggota Sekolah Perempuan (Sekoper) Kota Mojokerto berfoto bersama usai mengikuti pelatihan peningkatan modal usaha yang digelar PUSPA bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Unimas. dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Puluhan anggota Sekolah Perempuan (Sekoper) Kota Mojokerto menapaki Sabtu (6/12) pagi dengan langkah berbeda. Bukan lagi di balai warga atau ruang komunitas, para perempuan ini memasuki lingkungan kampus Universitas Mayjen Sungkono (Unimas) untuk mengikuti pelatihan intensif peningkatan modal usaha, kelas yang digadang menjadi pintu perubahan bagi para pelaku industri rumah tangga (IRT) di kota ini.

Tiga kelompok Sekoper hadir dalam pelatihan yang digelar Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) bersama Fakultas Ekonomi Unimas, yakni Sekoper Cerdas dari Mentikan, Sekoper Ceria dari Blooto, dan Sekoper Cinta dari Gununggedangan. Sejak pagi, ruang kelas dipenuhi suasana belajar yang lebih hidup daripada biasanya. Para peserta mencatat, bertanya, dan berdiskusi seakan tak ingin melewatkan satu pun materi penting.

Rektor Unimas, Dr. Fajar Purwanto, S.Ked., S.M., M.M., yang membuka pelatihan secara resmi, menegaskan komitmen kampus untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi perempuan.

“Kami berharap pelatihan ini memberi dampak nyata dan berkelanjutan, meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri perempuan sebagai pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.

Materi yang diberikan meliputi pencatatan keuangan yang rapi, strategi pemasaran yang efektif, hingga akses pembiayaan aman dan bertanggung jawab. Bagi banyak peserta, ini adalah pengalaman pertama mereka belajar manajemen usaha dalam lingkungan akademik.

Ketua Forum PUSPA sekaligus Kabid P3A Dinsos Kota Mojokerto, Retno Indrawati, turut hadir menyaksikan bagaimana para perempuan Sekoper begitu serius mendalami materi.

Sementara itu, Ketua Pokja Pemberdayaan Perempuan PUSPA, Ny. Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetyo, menegaskan bahwa kemitraan PUSPA–Unimas yang dimulai sejak 2024 kini memasuki tahap yang lebih strategis.

“Kami ingin memastikan perempuan memiliki akses pengetahuan dan pendampingan berkelanjutan, terutama bagi mereka yang menjalankan usaha dari rumah,” tegasnya. Pelatihan ini, kata Dewi, merupakan bagian dari rencana kerja 2025 untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan.

Dari sisi akademik, Dekan Fakultas Ekonomi Unimas, Dwi Dewianawati, S.E., M.M., menyebut pelatihan ini sebagai fondasi wirausaha perempuan yang adaptif di tengah ketatnya persaingan pasar.

“Ini bukan hanya soal transfer keterampilan teknis. Pengelolaan keuangan, pencatatan usaha, dan strategi pemasaran adalah kompetensi dasar agar usaha peserta mampu bertahan dan berkembang,” tandasnya.

Dwi menilai kolaborasi ini dapat menjadi model pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong munculnya UMKM perempuan yang lebih inovatif.

“Universitas akan selalu siap menjadi mitra strategis PUSPA agar semakin banyak ibu-ibu yang bisa maju dan mandiri,” tambahnya.

Dengan pelatihan berbasis kampus ini, PUSPA dan Unimas berupaya membuka jalan bagi para perempuan Kota Mojokerto untuk melangkah lebih jauh dari sekadar dapur produksi rumah tangga. Mereka didorong memasuki ekosistem wirausaha modern yang lebih kompetitif, lebih terstruktur, dan lebih menjanjikan masa depan ekonomi yang kuat.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version