
Mojokerto-(satujurnal.com)
Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Kolonel Inf. Batara Alex Bulo memboyong lukisan bergambar Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto yang tengah memeluk kucing kesayangannya, Bobby Kertanegara, karya Diak Eko. Lukisan itu dipilih sebagai koleksi pribadi dan akan dipajang di ruang kerja Danrem.
Ketertarikan Danrem muncul saat mengunjungi Pameran Lukisan dan Fotografi bertajuk “Merekam Realitas, Merawat Budaya” yang digelar Media Centre – Ruang Jurnalis Mojokerto di Sunrise Mall Mojokerto, Senin (13/7/2026). Ia datang didampingi Dandim 0815/Mojokerto beserta sejumlah pejabat Korem, kemudian berkeliling menikmati puluhan lukisan dan karya fotografi yang dipamerkan.
Sesekali Danrem berhenti di depan sejumlah karya untuk mengamati detail goresan kuas dan berdialog dengan Diak Eko. Perhatiannya kemudian tertuju pada potret Prabowo Subianto yang memeluk Bobby Kertanegara.
Dalam lukisan tersebut, Prabowo digambarkan dengan ekspresi hangat dan senyum tipis. Ia mengenakan jas gelap, dasi merah, dan topi fedora, sementara Bobby Kertanegara tertidur pulas di pelukannya.
Kehadiran Bobby Kertanegara, kucing peliharaan Presiden yang dikenal luas kerap mendampinginya di Istana Negara, memperkuat kesan humanis yang ingin ditampilkan sang pelukis.
Secara artistik, Diak Eko menggarap karya tersebut dengan pendekatan realis-impresionis. Sapuan kuas tebal pada bulu kucing dan lipatan jas menghadirkan tekstur yang kuat, sementara latar belakang gelap membuat perhatian penikmat langsung tertuju pada ekspresi tokoh utama.
Menurut Diak Eko, lukisan itu lahir dari keinginannya menghadirkan sisi lain seorang kepala negara.
“Saya ingin menghadirkan sosok Presiden Prabowo dari sisi yang lebih hangat, lebih dekat dengan masyarakat. Alhamdulillah, karya ini mendapat apresiasi dari Bapak Danrem dan akan menjadi koleksi beliau,” ujarnya.
Ketua Panitia Pameran, M. Anwar, menilai apresiasi yang diberikan Danrem menjadi penyemangat bagi seniman lokal untuk terus berkarya.
“Kami bersyukur karya seniman Mojokerto mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Pameran ini menjadi ruang kolaborasi antara pelukis, fotografer, dan jurnalis dalam menghadirkan karya visual yang merekam kehidupan sekaligus merawat budaya,” katanya.
Pameran yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 itu menampilkan 29 lukisan karya Diak Eko Purwoto, 24 karya fotografi Sofanka, serta partisipasi karya anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya dan Malang. Sejak dibuka, sejumlah lukisan telah menemukan pemilik baru, menandai tingginya apresiasi masyarakat terhadap karya seni yang lahir dari tangan perupa Mojokerto.(one)