Home Regional Pemkot Mojokerto Jaga Pariwisata Tetap Kondusif, Pemkot Mojokerto Dorong Hotel Laporkan WNA via APOA

Jaga Pariwisata Tetap Kondusif, Pemkot Mojokerto Dorong Hotel Laporkan WNA via APOA

0

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang beraktivitas maupun menginap di wilayah Kota Mojokerto. Langkah strategis ini direalisasikan melalui sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada para pengelola hotel dan tempat penginapan di Ruang Command Center Balai Kota Mojokerto, Selasa (11/8/2026).

Penguatan sistem pemantauan ini menjadi pondasi utama untuk menciptakan iklim pariwisata yang aman, tertib, serta kondusif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, pemantauan WNA merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas wilayah, sekaligus memberikan jaminan rasa aman bagi para wisatawan dan pelaku usaha.

“Bukan berarti diawasi itu dicurigai. Tetapi namanya warga dari luar Indonesia, perlu dipantau dan dilaporkan, sehingga hal-hal yang perlu diwaspadai bisa kita antisipasi,” tegas sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Posisi Kota Mojokerto sangat strategis sebagai pusat layanan jasa, perbankan, pendidikan, kesehatan, hingga perdagangan. Kota ini menjadi pilihan utama akomodasi bagi wisatawan maupun tenaga profesional asing yang bekerja di kawasan industri sekitar Mojokerto Raya.

Ning Ita mengingatkan, karakteristik menginap para warga asing berbeda dengan wisatawan domestik pada umumnya, sehingga peran aktif pengelola akomodasi sangat krusial.

“Kalau WNA, tidak mungkin menginap di kos-kosan. Pasti ada standar mereka. Ini juga perlu kita awasi kehadiran mereka,” tandasnya.

Selain aspek keamanan, Pemkot Mojokerto menekankan pentingnya keakuratan data pariwisata dari para penyedia tempat penginapan. Integrasi data yang valid akan menjadi rujukan resmi bagi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memetakan potensi dan performa sektor pariwisata.

“Ketika data seperti ini nanti diminta oleh BPS, kita sajikan data yang terbaik,” ujar Ning Ita.

Tren pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto saat ini terus menunjukkan grafik positif. Pemkot Mojokerto optimistis mampu mengakselerasi perekonomian daerah mendekati target nasional sebesar delapan persen melalui sinergi ketat antara TNI, Polri, masyarakat, dan jajaran Linmas di tingkat kelurahan.

“Kalau Kota Mojokerto aman, nyaman, tidak ada kriminal, pasti orang senang berkunjung ke sini. Itu yang bisa kita lakukan untuk mendorong supaya iklim pariwisatanya aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara untuk memperpanjang durasi kunjungan wisatawan, Ning Ita mendorong kolaborasi antarpelaku usaha dalam merancang paket wisata terpadu yang menarik.

“Bagaimana kita menciptakan paket-paket perjalanan wisata. Tidak mungkin hanya Kota Mojokerto. Misalnya paket wisata tiga hari, tetapi menginapnya di Kota Mojokerto. Itu yang bisa kita lakukan,” tukasnya.

Peningkatan aktivitas pariwisata ini diproyeksikan mampu mendongkrak kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Mojokerto secara signifikan.

“Kota Mojokerto memang kecil. Mungkin sumbangsih nasional tidak kelihatan. Tetapi dengan kita mengupayakan yang terbaik, ini adalah bentuk pengabdian kita untuk Merah Putih. Ini sumbangsih terbaik yang bisa kita berikan,” tutupnya.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version