Home Regional Pemkot Mojokerto 300 Penerima Pro Bestari Kota Mojokerto Ditantang Lahirkan Gagasan Inovatif

300 Penerima Pro Bestari Kota Mojokerto Ditantang Lahirkan Gagasan Inovatif

0
Seorang mahasiswa menyampaikan pertanyaan saat sosialisasi Program Pro Bestari di Balai Kota Mojokerto di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Selasa (18/8/2026). dok.ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebanyak 300 mahasiswa penerima Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi (Pro Bestari) 2026 didorong tidak hanya menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga melahirkan gagasan inovatif. Pemerintah Kota Mojokerto mengaitkan program beasiswa tersebut dengan kompetisi inovasi Mojo Indah melalui kewajiban mahasiswa menyusun makalah inovasi.

Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi Pro Bestari di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Selasa (18/8/2026).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu mengatakan potensi sumber daya manusia Kota Mojokerto sangat besar. Karena itu, penerima beasiswa diarahkan memiliki ruang untuk menuangkan gagasan kreatif yang berpotensi dikembangkan menjadi inovasi.

“Kenapa harus membuat makalah inovasi? Karena saya punya keyakinan human capital kita unggul. Kalau dikelola sedemikian rupa, kita buatkan satu sistem dan kita fasilitasi mereka untuk mengeluarkan ide gagasan kreatifnya dalam kompetisi inovasi dengan nama Mojo Indah,” jelas Ning Ita.

Menurutnya, 300 penerima Pro Bestari menjadi potensi besar untuk melahirkan gagasan baru. Ide yang dinilai memiliki potensi dapat dikembangkan melalui tahapan kompetisi inovasi Mojo Indah.

“Dari 300 anak-anak yang kita berikan beasiswa ini mungkin di antara kalian ada gagasan yang luar biasa. Kalau nanti kalian lolos Mojo Indah akan ada award yang bisa kalian terima,” katanya.

Program Pro Bestari kini memasuki tahun keenam pelaksanaan. Pemkot Mojokerto berharap beasiswa tersebut tidak berhenti pada dukungan biaya pendidikan, tetapi ikut membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Ning Ita juga meminta para penerima beasiswa ikut menyebarluaskan informasi Pro Bestari kepada rekan-rekan mereka yang belum mengetahui program tersebut. Pendaftaran dan tahapan program dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

“Ini adalah wujud cinta kami untuk SDM-SDM unggul Kota Mojokerto. Dan kalian harus menempatkan Merah Putih di hati kalian. Dedikasikan ilmu kalian nanti untuk negeri ini di mana pun kalian berada, tidak harus di Kota Mojokerto,” pesannya.

Ia berharap semakin banyak generasi muda Kota Mojokerto yang melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki komitmen memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Pro Bestari hanya diperuntukkan bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri. Memasuki tahun keenam, cakupan program diperluas dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi di bidang olahraga yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.

Perluasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto membuka akses apresiasi pendidikan bagi lebih banyak mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version