
Mojokerto-(satujurnal.com)
Prestasi olahraga turut menjadi penopang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama pada dimensi pendidikan di Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, pembinaan olahraga dan kompetisi yang berkelanjutan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengukir prestasi nonakademik.
Penegasan itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, saat menghadiri final Tunas Cup Indonesia 2026 di GOR Seni Mojopahit, Minggu (18/10/2026). Turnamen futsal pelajar yang berlangsung pada 10–11 dan 17–18 Oktober 2026 tersebut diikuti 36 tim dari Kota dan Kabupaten Mojokerto.
“Kita ingin Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan secara graduatif. Indikatornya salah satunya adalah indeks pendidikan. Indeks pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademis, tetapi prestasi nonakademis, termasuk di bidang olahraga, juga menjadi salah satu penyumbang peningkatan indeks pendidikan di Kota Mojokerto,” jelasnya.
Ning Ita mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan suporter yang memadati GOR Seni Mojopahit. Menurutnya, geliat kompetisi olahraga yang rutin berlangsung setiap akhir pekan menunjukkan besarnya energi positif masyarakat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kota Mojokerto.
“Energi positifnya terasa di GOR Mojopahit ini. Sepanjang tahun, di akhir pekan tidak pernah sepi. Oktober ini digunakan untuk Tunas Cup Futsal Competition. Bulan September kemarin ada Basket Wali Kota Cup. Sebelumnya ada taekwondo, jujitsu, wushu, hingga bola voli,” tutur Ning Ita.
Ia menilai, keberlanjutan berbagai kompetisi tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat. Melalui turnamen, pelajar juga dapat mengasah keterampilan, membangun kerja sama tim, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam suasana kompetisi yang sehat dan sportif.
Ning Ita pun berpesan kepada para peserta agar menjalani latihan dengan serius dan konsisten. Menurutnya, kedisiplinan dan kontinuitas latihan menjadi modal penting bagi atlet muda untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Bagi adik-adik semuanya yang sudah menggeluti olahraga futsal, lakukan dengan serius. Keseriusan dan kontinuitas kalian akan membuahkan hasil yang positif. Semoga kalian menjadi juara yang membanggakan Mojokerto di masa yang akan datang,” pesannya.
Dalam kompetisi tersebut, SMP Negeri 4 Kota Mojokerto meraih gelar juara kategori SMP. Sementara itu, kategori SMA dimenangkan SMA Negeri 2 Kota Mojokerto.
Tunas Cup Region Mojokerto 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni SMP serta SMA/SMK sederajat. Masing-masing kategori diikuti 18 tim, sehingga total peserta mencapai 36 tim dari Kota dan Kabupaten Mojokerto.
Antusiasme peserta dan suporter yang memenuhi GOR Seni Mojopahit turut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga futsal. Pemerintah Kota Mojokerto berharap geliat kompetisi seperti ini terus melahirkan atlet berprestasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.(one/hms)