Home Regional Pemkot Mojokerto Ning Ita Dampingi Dua Pelaku UMKM Manfaatkan Bansos PPSE Rp 5 Juta

Ning Ita Dampingi Dua Pelaku UMKM Manfaatkan Bansos PPSE Rp 5 Juta

0
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendampingi pelaku UMKM Lilik dan Supiyah berbelanja kebutuhan usaha serta bahan pokok dengan bantuan sosial PPSE Kementerian Sosial RI. dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendampingi dua pelaku usaha mikro, Lilik dan Supiyah, berbelanja kebutuhan usaha menggunakan bantuan sosial Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial RI. Pendampingan di Kota Mojokerto ini menjadi bagian dari upaya memperkuat usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong penerima manfaat keluar dari garis kemiskinan.

Lilik, warga Kelurahan Kauman, dan Supiyah, warga Kelurahan Pulorejo, merupakan pelaku usaha mikro yang mengandalkan produksi jajanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Keduanya termasuk dalam 116 pelaku UMKM di Kota Mojokerto yang diusulkan menerima bantuan PPSE sebesar Rp 5 juta per penerima.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana dan prasarana usaha agar penerima manfaat mampu mengembangkan kegiatan ekonominya secara mandiri.

“Beliau berdua ini adalah perempuan-perempuan tangguh, pejuang keluarga. Setiap hari harus bangun dini hari untuk membuat jajanan, kemudian dititipkan atau bahkan dijual sendiri untuk memperjuangkan ekonomi keluarga,” kata Ning Ita.

Menurut Ning Ita, bantuan sosial tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong penerima manfaat memperbaiki taraf hidup secara berkelanjutan. Peningkatan pendapatan dari usaha produktif diharapkan membuka jalan bagi mereka untuk keluar dari garis kemiskinan.

“Semoga dengan bantuan sosial ini, modal usaha untuk membeli sarana dan prasarana ekonomi mereka bisa meningkat. Kalau ekonominya meningkat, tentu diharapkan bisa keluar dari garis kemiskinan dan lebih sejahtera ke depannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, upaya mendorong graduasi penerima bantuan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok masyarakat pada desil bawah.

Bagi Lilik dan Supiyah, bantuan tersebut menjadi kesempatan untuk melengkapi kebutuhan usaha yang selama ini menopang perekonomian keluarga. Keduanya mengaku senang setelah pengajuan bantuan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) membuahkan hasil.

“Senang sekali. Ini pertama kalinya dapat,” tutur Lilik.

Sementara itu, Supiyah mengungkapkan dirinya telah mengajukan bantuan tersebut sekitar dua tahun sebelumnya. Setelah melalui proses pengajuan dan pendampingan, bantuan akhirnya dapat diterima.

“Alhamdulillah, akhirnya dapat. Kemarin jarak pengajuannya sekitar dua tahun,” terangnya.

Selain membeli perlengkapan penunjang usaha, Ning Ita mengajak Lilik dan Supiyah membeli kebutuhan pokok, seperti gula dan minyak, untuk mendukung produksi jajanan sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Keduanya juga menyampaikan harapan agar Ning Ita senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam memimpin Kota Mojokerto.

Melalui program PPSE, Pemerintah Kota Mojokerto berharap bantuan yang diterima pelaku UMKM dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat kemandirian ekonomi.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version