Home Regional Kota Mojokerto Deteksi Dini Jadi Prioritas, Pemkot Mojokerto Libatkan Satlinmas dan RT/RW Jaga Keamanan...

Deteksi Dini Jadi Prioritas, Pemkot Mojokerto Libatkan Satlinmas dan RT/RW Jaga Keamanan Lingkungan

0
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyapa anggota Satlinmas dalam kegiatan Sinergitas Linmas di Kelurahan Kedundung, Selasa (7/7/2026). dok: ist.

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengoptimalkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), RT, dan RW hingga tingkat lingkungan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, Satlinmas, RT, dan RW menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. Peran masyarakat dinilai sangat strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan dinamika di lingkungan masing-masing.

“Satlinmas merupakan bagian dari unsur masyarakat yang memiliki tanggung jawab menjaga ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, termasuk penanggulangan bencana. Karena itu, dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat antara Pemkot, Satlinmas, RT, dan RW,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Ita.

Pemkot Mojokerto juga meminta seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk penyebaran paham anarkisme yang menyasar generasi muda melalui media sosial maupun pesan berantai.

Ning Ita mencontohkan keberhasilan aparat keamanan menggagalkan upaya penyusupan kelompok anarko saat momentum peringatan 1 Suro beberapa waktu lalu. Di Kota Mojokerto, aparat juga berhasil mengamankan puluhan orang yang diduga akan melakukan tindakan anarkis.

Karena itu, Satlinmas bersama RT dan RW diminta lebih peka terhadap perkembangan situasi di lingkungan, termasuk memperhatikan aktivitas di rumah kos, kafe, maupun tempat berkumpulnya anak-anak muda yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyebaran pengaruh negatif.

“Kalau ada kerumunan anak-anak muda, tolong diperhatikan apa yang mereka bahas. Jangan sampai ada pihak-pihak yang menyusup dan mengarahkan mereka pada tindakan yang merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, keamanan dan ketertiban merupakan modal penting bagi pembangunan daerah. Kota yang aman akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan menjalankan aktivitas ekonomi sehingga turut meningkatkan daya tarik Kota Mojokerto.

“Kenyamanan kota ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika kota aman dan kondusif, masyarakat dapat bekerja, berdagang, dan mencari rezeki dengan lancar,” tuturnya.

Penguatan peran Satlinmas, RT, dan RW tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto saat menghadiri kegiatan Sinergitas Linmas dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Selasa (7/7/2026). Pemerintah Kota Mojokerto berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mengoptimalkan deteksi dini berbagai potensi gangguan kamtibmas sehingga kondusivitas lingkungan tetap terjaga.(one/hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version