Monday, October 12, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoPeringati Hari Jadi ke-81 Jatim, Pemkot Mojokerto Komitmen Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Peringati Hari Jadi ke-81 Jatim, Pemkot Mojokerto Komitmen Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat penurunan angka kemiskinan menjadi 9,06 persen pada Maret 2026, dari 9,50 persen pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Senin (12/10/2026).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, camat, lurah, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI, serta siswa-siswi SMA.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”, yang menegaskan komitmen peningkatan daya saing, inovasi, dan transformasi pembangunan di berbagai sektor.

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Ning Ita, perjalanan 81 tahun Provinsi Jawa Timur disebut sebagai hasil perjuangan, kerja keras, dan pengabdian lintas generasi. Fondasi pemerintahan, persatuan, serta capaian pembangunan yang dinikmati masyarakat saat ini menjadi warisan yang perlu dijaga dan dilanjutkan.

“Semangat tersebut perlu diwujudkan melalui upaya mendidik generasi muda, meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperluas kesempatan kerja, serta menghadirkan pembangunan berkualitas, pemerintahan profesional, dan pelayanan publik yang semakin prima,” kata Ning Ita saat membacakan sambutan gubernur.

Ia menjelaskan, kata unggul mencerminkan peningkatan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia. Sementara maju berarti memperluas kesempatan masyarakat untuk memperbaiki kehidupan, sedangkan berkelanjutan menekankan pembangunan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

“Unggul berarti meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia, maju berarti memperluas kesempatan masyarakat untuk memperbaiki kehidupan, sedangkan berkelanjutan berarti membangun dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” lanjutnya.

Sambutan gubernur juga menyoroti pelaksanaan Nawa Bhakti Satya, sembilan pengabdian mulia yang menjadi arah prioritas pembangunan Jawa Timur periode 2025–2029.

Sembilan pilar tersebut meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Akses, Agro, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Berkah Amanah, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari.

Program-program itu diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, mengurangi ketimpangan, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar. Penguatan pendidikan dan kesehatan, pemeliharaan harmoni sosial, serta pelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari agenda pembangunan.

“Melalui berbagai pilar tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan, memperluas lapangan kerja, meningkatkan akses pelayanan dasar, memperkuat pendidikan dan kesehatan, serta menjaga harmoni sosial dan kelestarian lingkungan,” sambung Ning Ita.

Selain penurunan angka kemiskinan menjadi 9,06 persen pada Maret 2026, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Timur tercatat sebesar 3,42 persen pada Mei 2026.

Di sektor transportasi, pengembangan layanan Trans Jatim terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan. Sementara di bidang pendidikan, program beasiswa dan penguatan pendidikan vokasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kota Mojokerto.

Koordinasi antarpemerintah daerah, pemanfaatan data yang dapat dipercaya, serta pengelolaan anggaran secara tepat sasaran dinilai penting untuk memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui momentum ini, seluruh jajaran pemerintahan diharapkan terus memperkuat kolaborasi, menjaga semangat pengabdian, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan.(one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular