
Jombang-(satujurnal.com)
Peringatan Hari Santri Nasional di MTsN 8 Jombang, Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, diisi dengan kegiatan keagamaan hingga aksi peduli lingkungan. Melalui program eco-theology, para siswa diajak menanam pohon di area kosong lingkungan madrasah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Rangkaian kegiatan berlangsung pada Rabu hingga Kamis (21–22/10/2026), melibatkan siswa serta para guru. Kegiatan diawali dengan khotmil Quran bersama, dilanjutkan upacara dan perlombaan, sebelum ditutup dengan istighosah serta program penanaman pohon.
Kepala MTsN 8 Jombang, Hindun, mengatakan kegiatan khotmil Quran menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri. Seluruh siswa bersama bapak dan ibu guru mengikuti kegiatan tersebut melalui beberapa majelis.
“Salah satunya kita mulai dari kemarin, peringatan khotmil Quran bersama. Kita buat beberapa majelis untuk seluruh siswa dan bapak/ibu guru,” ujar Hindun, Kamis (22/10/2026).
Setelah kegiatan keagamaan, peringatan dilanjutkan dengan upacara dan sejumlah perlombaan, termasuk paduan suara Mars Madrasah dan Mars MTsN 8 Jombang.
Menurut Hindun, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan identitas madrasah sekaligus menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap tempat mereka menuntut ilmu.
“Anak-anak di samping mengenal Mars Madrasah, juga Mars MTsN 8 Jombang,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah bersama dan program eco-theology. Dalam kegiatan ini, siswa diajak menanam pohon di sejumlah area kosong di lingkungan madrasah sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.
Hindun menjelaskan, program tersebut dirancang untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang dipelajari siswa dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga alam.
“Anak-anak kita ajak bersama-sama untuk menanam di tempat-tempat yang mungkin masih kosong, agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.
Ia menilai penanaman nilai cinta lingkungan kepada generasi muda semakin penting di tengah berbagai tantangan lingkungan dan perubahan kondisi cuaca. Menurutnya, kepedulian terhadap alam perlu dibangun sejak bangku sekolah agar generasi mendatang turut menjaga keberlangsungan kehidupan.
“Ketika generasi masa depan tidak kita tanamkan tentang cinta kepada lingkungan, maka akan terjadi kepunahan,” pungkas Hindun.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, MTsN 8 Jombang berharap dapat membentuk generasi yang religius, memiliki kebanggaan terhadap madrasah, serta bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.(rial)