Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeSerba-serbiSerba-SerbiDirazia, PKL Lempar Sayur ke Badan Jalan

Dirazia, PKL Lempar Sayur ke Badan Jalan

Mojokerto-(satujurnal.com)

Aksi
lempar sayur dan siram air es ke badan jalan mewarnai razia PKL yang digelar
Satpol PP Kota Mojokerto, di kawasan Alon-alon dan jalan Mojopahit selatan,
Kamis (13/11/2014).

“Baru
buka (jualan) sudah di razia. Tentu saja saya jengkel,” aku salah seorang
pedagang es oyen yang terpaksa meluapkan kejengkelannya dengan melepar barang
dagangannya di badan jalan.

Sejumlah
pedagang makanan dan es oyen di deretan trotoar ujung timur Alon-alon memang
tak bisa berbuat banyak tatkala aparat penegak perda itu mengamankan
rombong-rombong mereka. Ini lantaran mereka mengakui jika sehari sebelumnya
sudah mendapat himbauan tertulis dari Satpol PP yang mengingatkan jika kawasan
seputar Alon-alon steril dari PKL.




“Ya
saya sudah tahu itu (surat edaran)n tapi ya jangan rombong saya yang disita
untuk barang bukti,” ujar pedagang lainnya,lirih.

Target Alon-alon steril PKL ini berbuah
penyitaan empat rombong es oyen dan rujak manis.

Pemandangan
PKL kemas-kemas di depan korp berseragam coklat itu juga muncul di kawasan
jalan Mojopahit selatan.

PKL
yang berdagang diatas trotoar kawasan pertokoan ini ‘menyerah’ dan hanya bisa
menatap lapak dan barang dagangannya diangkut aparat Satpol PP.

“Operasi
penertiban PKL ini kelanjutan dari operasi sebelumnya,” ujar Sekretaris
Satpol PP, Imam Susadi.

Penertiban
PKL, ujarnya, dilakukan sebagai langkah penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2013
tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum.

Soal
tengara tebang pilih lantaran masih tumbuh PKL secara sporadis di banyak titik,
Imam menepis. “Semua kawasan kita tertibkan. Tidak ada perlakuan khusus.
Semua kawasan akan ditertibkan,” tandasnya.

Hari
ini, lanjut Imam, dua titik sasaran serta dua titik di kawasan jalan Surodinawan
dan kawasan jalan Residen Pamuji yang disosialisasi. “Kalau sosialisasi
sudah kita lakukan tapi tak digubris (PKL), ya tentunya akan kita
tertibkan,” cetusnya.

Hanya
saja, mesti dalam dua kali razia  belasan lapak dan rombong disita, Satpol
PP masih menerapkan langkah persuasif. “Memang masih persuasif. Kita gugah
dulu kesadaran para PKL. Apa yang boleh dan tidak saat berdagang di fasilitas
umum,” imbuh Imam.

Senin
(10/11/2014) malam, Satpol PP juga melakukan razia PKL di lima kawasan. 
Puluhan lapak dan tenda PKL diamankan dalam razia yang digelar malam hari mulai
pukul 20:00 WIB tersebut.


Penertiban
disertai penyitaan sebagian barang milik PKL  dilakukan untuk member efek
jerah semata. Karena sehari sebelumnya pihaknya sudah melayangkan edaran ke
semua PKL agar tidak menempatkan lapak atau tenda secara semi permanen. Usai
berdagang, mereka harus mengemas bersih lapak dan tenda. (one)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular