memastikan akan membagikan 180 motor
sampah hasil belanja modal Pemkot ke 180 RW selambatnya akhir Desember 2014.
dari kantong APBD 2014 di pos Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) sudah
menyatakan kesanggupannya menyerahkan seluruh unit motor pertengahan bulan ini.
motor sampah akan menyerahkan seluruh unit. Setelah itu baru dilakukan
distribusi. Akhir tahun ini sudah bisa dioperasikan,” kata Mas’ud Yunus usai
launching 180 Kader Berseri dan 35 Pembina Kader Berseri di GOR dan Seni
Mojopahit, jalan Gajahmada, Kamis (04/12/2014).
ke setiap RW, melainkan dipinjampakaikan. “Karena merupakan belanja modal
daerah, motor sampah itu dipinjamkan ke RW. Setidaknya selama setahun. Baru
kemudian RW bisa mengajukan permohonan hibah,” terangnya.
lanjut Mas’ud Yunus, maka terkait perawatan motor sampah itu ditanggung Pemkot.
“Tapi soal honor operator motor, apakah nantinya dipikul secara swadaya oleh
warga atau juga jadi tanggungan Pemkot, masih kita bahas,” kilahnya.
Mojokerto tersebut, pengadaan motor sampah berkapasitas 8 meter kubik itu digulirkan
agar persoalan sampah tereduksi. “Operator motor sampah akan menyapu sampah
rumah tangga untuk di drop ke TPS atau langsung ke TPA. Yang penting, tidak ada
sampah rumah tangga yang menumpuk,” katanya.
motor sampah ini melalui e-catalogue yang disediakan Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP) dengan e-purchasing, atau sistem pembelian
barang yang sudah didaftarkan ke dalam e-catalogue. Lelang tetap dilaksanakan,
namun yang melakukan adalah pihak LKPP.
Cargo. Harga penawaran penyedia barang, Rp 32,5 juta per unit dan terjadi harga
final Rp 30 juta per unit. Saat ini menunggu penyerahannya, kemungkinan bulan
depan (Desember),” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota
Mojokerto, Hartono. (one)




