Walikota Mojokerto Ika Puspitasari di Balai Kota Graha Praja Wijaya, Pemkot
Mojokerto, Senin (22/7/2019) siang.
tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Ahmad Rizal Zakaria, Sekdakot,
Harlistyati, unsur Forkompimda dan disaksikan keluarga jamaah.
tahun ini 63 orang perempuan dan 70 orang laki-laki.
Tadjib, warga Prajuritkulon Gang 6, Kecamatan Prajurit Kulon. Sedangkan yang
termuda M Azygaf Irfa’ur Rozak Al Rosyid, lajang berusia 18 tahun warga
Lingkungan Pekayon, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan.
namun satu orang harus tertunda keberangkatannya karena sakit,” imbuhnya.
sebelum terbang menuju Tanah Suci bersama dengan CJH dari Kabupaten Jombang,
Sidoarjo dan Bondowoso yang tergabung dalam Kloter 52.
tukasnya.
pesan kepada CJH.
memperoleh predikat tersebut, mari kita awali dengan niat yang tulus untuk
mengharap ridha Allah subhanahu wata’ala kemudan diikuti dengan melaksanakan
seluruh rangkaian haji sesuai dengan syarat dan rukun haji,” kata Ning Ita,
sapaan karib Ika Puspitasari.
adalah menghindari hal-hal yang membatalkan haji tersebut.
hati dalam menghadapi umat muslim dari seluruh dunia. Bermacam-macam budaya,
latar belakang dan suku.
menolong saling menghormati apapun perbedaannya yang ada diantara tamu Allah,” ujarnya.
sabar. Karena hanya dengan kesabaran maka kondisi apapun yang dirasakan di sana
akan tetap membuat senantiasa ikhlas menerima apapun keadaannya.
karena dalam melaksanakan ibadah haji memerlukan kondisi fisik dan stamina yang
kuat.
makanan dan minuman yang dikonsumsi dan yang tidak kalah penting adalah
mengatur waktu istirahat. Sebisa mungkin pada waktu yang memungkinkan
istirahatkan tubuh, fisik panjenengan. Agar ketika kembali melaksanakan
rangkaian ibadah haji memiliki kekuatan, memiliki energi untuk menjalankan
sesuai syarat dan rukun sesuai yang ditentukan,” katanya.
Pemkot Mojokerto, seluruh pejabat dan perangkat daerahnya diberikan kekuatan
untuk mengemban amanah yang sebaik-baiknya sehingga bisa melakukan pembangunan
yang maksimal dan mensejahterakan Kota Mojokerto. (one)



