pemuda di Jombang, rela keliling kampung demi membangunkan minat baca anak. Selain
dilakukan secara sukarela, aktivitas tersebut juga dilakukan untuk menggugah
pemuda lain agar memberi sumbangsih bagi bangsa.
Muhammad Wahid, 32 tahun warga Asal Desa Keras, Kecamatan Diwek. Jombang, yang
rela menyisakan waktu untuk membuat taman baca keliling ini.
hari, setelah menyelesaikan tugasnya sebagai guru ekstra kulikulier di sejumlah
sekolah, ia pun menjalani aktivitas rutinnya dengan berkeliling kampung.
modal sejumlah buku yang ada di rak, dari buku pelajaran hingga cerita anak-anak maupun dewasa, pemuda ini kemudian
membawa sebuah boks untuk mencari anak-anak yang sedang bermain.
sudah melakoni menjalankan taman baca keliling dari desa ke desa dengan sepeda
motor sejak setahun belakangan. Ia menjalaninya secara sukarela tanpa mengenal
patah arang.
ini ia lakukan semata untuk memberi rasa nyaman bagi anak-anak saat belajar dan
bermain.
pun dilibatkan untuk taman baca keliling ini.
anak-anak yang didatanginya tampak langsung berebut buku yang di bawa,
sementara sang istri juga beberapa kali bertugas untuk mendongeng untuk
anak-anak perempuan.
Muhammad Wahid, aktivitas yang dilakukan saat ini, sudah menjadi kebiasaan dan
sudah menjadi hobi tersendiri.
banyak masyarakat yang mendukung, aktivitas ini juga membuat beberapa orang
menyumbang beberapa buku bacaan untuk menambah koleksi.
meski secara sukarela, namun aktivitas ini dianggap sebagai aktivitas mulia
untuk membuat generasi masa depan anak-anak lebih positif,
dalam momentum Sumpah Pemuda ini Muhammad Wahid berharap para generasi muda di Indonesia
bisa berbuat sedikit untuk memberikan sumbangsi bagi anak-anak.(rg)




