Dari informasi yang diperoleh, gadis ingusan tersebut pergi dari rumah sejak 12 Januari 2013 lalu. Sebelumnya, sekitar pukul 06.00 WIB, korban diketahui dengan berpakaian seragam sekolah berpamitan untuk berangkat ke sekolah. Tak curiga sedikit pun, ayah korban mengiyakan. Usai berpamitan, korban langsung mengendarai sepeda pancalnya.
Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah. Meski demikian, ayahnya tak curiga sama sekali. Pikirnya, kemungkinan anak gadisnya tengah mengikuti pelajaran tambahan atau les di sekolahnya.
Tanpa disangka, ternyata korban tak juga segera pulang ke rumah hingga mulai larut malam. Praktis, ayah korban langsung khawatir dan berusaha mencari keberadaan anak gadisnya tersebut.
Ayah korban segera mendatangi rumah beberapa teman anak gadisnya. Mungkin saja, anak gadisnya hingga lupa waktu, saat bermain di rumah temannya. Namun, ternyata setelah dicari, korban tak juga ditemukan.
Saat itulah, didapatkan keterangan kalau sepeda pancal itu sengaja dititipkan oleh korban. Hal tersebut juga diperkuat oleh keterangan beberapa tetangga yang melihat anak gadisnya.
Saat itu korban juga tak masuk sekolah. Tentu saja, kepergian korban bersama pria itu membuat keluarganya menjadi gelisah dan khawatir.
Hingga kini, korban juga belum kembali pulang. Akhirnya, ayah korban memutuskan untuk melaporkannya ke Polres Jombang. “Pelapor atau ayah korban sudah diminta keterangan, dan kini masih kumpulkan keterangan beberapa saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban bersama terlapor,” jelas AKP Sugeng Widodo, Kasubbag Humas Polres Jombang, Senin (14/01/2013). (Rg )




