Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalKabupaten JombangSah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026–2031

Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026–2031

Jombang-(satujurnal.com)
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 melalui musyawarah mufakat Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Keputusan ini ditetapkan dalam Sidang Pleno Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026) pagi.

Keterpilihan Gus Kikin mengakhiri dinamika kontestasi setelah dirinya tampil dominan meraih 472 suara muktamirin, angka tertinggi dalam tahap penjaringan calon. Bersama empat kandidat lain yang lolos verifikasi, berkasnya diserahkan kepada Rais Aam terpilih, KH Miftachul Akhyar, sebelum sembilan ulama AHWA menggelar rapat tertutup untuk menentukan nakhoda baru PBNU.

Suasana sidang pleno bergemuruh saat keputusan final AHWA dibacakan oleh KH Anwar Iskandar di hadapan ribuan peserta muktamar.

“Anggota AHWA secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khidmah 2026-2031,” ujar Kiai Anwar menegaskan hasil permusyawaratan sembilan ulama tersebut.

Kronologi penetapan Ketum PBNU bermula dari persidangan sengit pada Senin dini hari. Pimpinan Sidang Pleno V, Prof Ganefri, menguji kesepakatan muktamirin atas lima nama calon yang memenuhi syarat organisatoris.

“Apakah kelima calon berdasarkan hasil aspirasi daripada Muktamirin bisa kita ajukan kepada rais aam untuk mendapatkan izin tertulis?” tanya Ganefri saat memimpin alur sidang. “Bisa,” jawab para peserta secara serentak, yang langsung mengunci lima nama kandidat resmi.

Setelah mengantongi persetujuan tertulis Rais Aam, dokumen kepesertaan diteruskan ke forum AHWA hingga melahirkan mufakat bulat menetapkan Pengasuh Pesantren Tebuireng tersebut.

Gus Kikin menduduki pucuk pimpinan PBNU mendampingi KH Miftachul Akhyar yang lebih dulu ditetapkan kembali sebagai Rais Aam PBNU periode 2026–2031.

Cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari kelahiran 17 Agustus 1958 ini membawa rekam jejak panjang sebelum memimpin PBNU. Berbekal latar belakang pendidikan pesantren Sunan Ampel hingga STIP Jakarta, Gus Kikin menautkan pengalaman manajerial di sektor migas, media, dan Kadin. Kiprah organisasinya makin matang saat mendampingi almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), melanjutkannya sebagai pengasuh Tebuireng, hingga terpilih aklamasi menjadi Ketua PWNU Jawa Timur pada 2024.(rial)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular