Friday, October 9, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoWalikota Ancam Tarik Mobdin Copot Stiker dan Minum Premium

Walikota Ancam Tarik Mobdin Copot Stiker dan Minum Premium

Walikota dan Sekkota saat penempelen stiker pengguna  BBM Non Subsidi

Mojokerto-(satujurnal.com)
Ancaman penarikan mobil dinas
(mobdin) yang nekad mengganti pelat merah dan melepas stiker BBM Non Subsidi
kembali dilontarkan Walikota Mojokerto, Abdul Gani Suhartono.


Ancaman orang nomor satu di
Pemkot Mojokerto itu dcetuskan, menyusul munculnya sejumlah kasus pemegang
mobdin di daerah lain yang slintutan mengganti plat merah dan melepas stiker
penanda mobil pengguna BBM Non Subsidi. 


“Jangan sekali-kali striker
itu dicopot. Kalau ada lebih baik kembalikan saja mobilnya,” ujar Gani,
Kamis (29/11/2012)


Menurut dia, program penghematan
BBM ini harus disukseskan. Karena itu, setiap mobdin pelat merah yang dibawa
pejabat dan mobdin operasional harus ditempeli striker “Kendaraan ini
menggunakan BBM Non Subsidi”.


Jika striker itu dicopot, maka
pejabat pemegang mobdin tersebut dianggap tak mendukung program pemerintah.
“Kalau sudah tidak bisa merawat, ya sudah ditarik saja,” katanya.


Namun, sejauh ini dirinya belum
menerima laporan adanya pejabat Pemkot yang slintutas terkait BBM Non Subsidi
ini.


Ancaman tarik mobdin jika
kedapatan minum premium sejak awal dilontarkan Gani. Saat launching pemasangan
stiker BBM Non Subsidi di lingkup Pemkot, 31 Juli 2012 lalu. Ia mengancam
menarik mobdin  yang terbukti menyeleweng
menggunakan BBM bersubsidi.


 “Kalau terbukti melanggar dengan tetap menggunakan
BBM bersubsidi maka  kendaraan dinas yang
bersangkutan akan kita tarik,” lontar Ganimengawali penempelandua stiker
berwarna oranye yangditempel pada kaca mobil dinas. Masing-masing stiker
bertuliskan  ‘Kendaraan  ini tidak menggunakan BBM bersubsidi’
Kebijakan penggunaan BBM non
subsidi , imbuh Gani ,  sesuai dalam
 Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM) no12/2012
 tentang pengendalian penggunaan BBM dan
mendukung gerakan nasional penghematan energi dan air.
 

Kabag Umum Sekkota , Amin Wachid mengatakan, dari
475 unit kendaraan dinas Pemkot , yakni 148 unit mobil, 313 sepeda motor dan 14
unit mobil ambulan tanpa kecuali terkena kebijakan. Menteri ESDM tersebut.
” Baik mobil ambulan,  mobil pemadam
 kebakaran maupun mobil patroli Satpol PP
, semuanya mengikuti Permen  ESDM,”
terang  Amin Wachid.

Seperti diberitakan, sejumlah
mobdin Pemkab Mojokerto tak tertempel lagi stiker BBM Non Subsidi.  mencopot striker penggunaan BBM Non Subsidi.
Bahkan, mobdin pejabat ini berganti pelat dari warna merah menjadi warna hitam.
(one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular