Jombang-(satujurnal.com)
Usia senja tak selalu datang bersama ketenangan. Bagi G (82), seorang warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, hari-hari tuanya justru dihantui rasa sakit fisik dan tekanan psikis.
Jumat pagi (4/7/2025), G ditemukan bersimbah darah setelah diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau dapur ke dada.
Upaya bunuh diri itu terjadi di dalam rumahnya sendiri, sekitar pukul 04.30 WIB. Istri korbanlah yang pertama kali menemukan G dalam kondisi mengenaskan.
“Pagi itu istrinya hendak ke dapur, tapi mendengar suaminya mengerang kesakitan. Saat dicek, ternyata ada pisau menancap di dada korban,” ujar Kapolsek Megaluh, AKP Tri Sula Hadi.
Kaget bukan kepalang, sang istri langsung meminta bantuan anak dan tetangga sekitar. G yang masih dalam kondisi hidup segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
“Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat luka dari upaya bunuh dirinya,” imbuh Tri Sula.
Dari penyelidikan awal, polisi menduga bahwa aksi nekat itu dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatan G yang memburuk. Kakek kelahiran 1942 itu disebut telah menderita komplikasi penyakit selama lima tahun terakhir.
“Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan mengalami depresi karena sudah lama sakit komplikasi,” kata Tri Sula.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa masalah kesehatan mental pada lansia, terutama yang menderita penyakit kronis, kerap luput dari perhatian. Dukungan keluarga dan akses terhadap layanan kesehatan jiwa menjadi penting untuk mencegah tragedi serupa terjadi lagi. (wie)



