Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomePendidikanLisabuna hingga Empati Sosial, Pesan Gus Ipul untuk Guru dan Kasek Sekolah...

Lisabuna hingga Empati Sosial, Pesan Gus Ipul untuk Guru dan Kasek Sekolah Rakyat

Jakarta-(satujurnal.com)
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membuka pembekalan bagi 970 guru dan 55 kepala Sekolah Rakyat di Pusdiklatbangprof Kemensos RI, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025). Kegiatan berlangsung hybrid, sebagian peserta hadir langsung dan sebagian mengikuti secara daring.

Dalam arahannya, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.

Melansir laman resmi Kemensos, Program ini, kata Gus Ipul, dihadirkan khusus bagi kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan agar tetap memiliki harapan dan kesempatan menuju Generasi Emas 2045.

“Presiden ingin memuliakan mereka, mengafirmasi mereka, membela mereka dengan kebijakan-kebijakan yang bisa membuat mereka menjadi keluarga yang lebih berdaya dan nanti ikut berkontribusi dalam Indonesia Emas Tahun 2045,” katanya.

Ia menyoroti masih ada lebih dari 3 juta anak Indonesia usia sekolah yang tidak bersekolah atau berpotensi putus sekolah. Sekolah Rakyat diharapkan bisa menjadi jalan keluar, memberi ruang agar anak-anak dari keluarga kurang mampu berani bermimpi kembali.

Hingga Agustus 2025 sudah ada 100 titik Sekolah Rakyat yang berjalan. Pada September, jumlahnya akan bertambah 65 titik, sehingga total mencapai 165 titik dengan kapasitas 641 rombongan belajar atau 15.895 siswa.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menekankan peran sentral kepala sekolah dan guru. Kepala sekolah, katanya, harus hadir penuh sebagai teladan dan kompas moral, sementara guru dituntut menjadi “orang tua kedua” bagi siswa. Selain itu, ia menegaskan pentingnya kebersihan lingkungan sekolah, termasuk penerapan gerakan Lisabuna (Lihat Sampah, Ambil, Buang pada Tempatnya) yang wajib diterapkan di seluruh Sekolah Rakyat. “Berlaku untuk siapapun, utamanya kepala sekolah harus menjadi contoh,” katanya.

Gus Ipul menutup arahannya dengan menyampaikan rencana pertemuan besar bersama Presiden Prabowo pada 22 Agustus 2025, di mana lebih dari 2.400 guru dan kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia akan mendapatkan pembekalan langsung dari Presiden. (one/kms)

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular