Mojokerto-(satujurnal.com)
Isu cyber bullying (perundungan siber) dan kecanduan gawai menjadi topik hangat di kalangan pelajar dalam Seminar Kesehatan Remaja yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Senin (11/11/2025).
Seminar bertema “Aku Remaja Hebat, Tubuhku Kuat, Jiwaku Sehat” itu berlangsung di Hall Prajna Wijaya, lantai 4 Mall Pelayanan Publik Gajah Mada, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, atau akrab disapa Ning Ita.
Dalam sesi diskusi, sejumlah pelajar menyampaikan pandangan mereka secara lugas tentang berbagai dampak negatif keterbukaan informasi , mulai dari cyber bullying, penyebaran hoaks, penipuan daring, hingga gangguan kesehatan mental, kepada orang nomor satu di Pemkot Mojokerto tersebut.
Cyber bullying sendiri merupakan bentuk pelecehan atau intimidasi yang dilakukan melalui platform digital seperti media sosial (Instagram, TikTok, X/Twitter), aplikasi pesan instan (WhatsApp, Telegram), game online, maupun email.
Ning Ita mengapresiasi keberanian para pelajar yang berani bersuara dan menegaskan pentingnya sikap kritis terhadap setiap informasi yang beredar. Ia juga berpesan agar para pelajar bijak menggunakan teknologi.
“Sekarang dunia ada di genggaman tangan. Tapi hati-hati, tidak semua informasi di internet itu benar,” pesannya.
Menurut Ning Ita, kemudahan akses informasi di era digital harus diimbangi dengan literasi dan kesadaran etis agar tidak mudah terpengaruh berita palsu atau konten negatif.
“Kalau belum yakin kebenarannya, jangan disebarkan. Jangan sampai salah satu dari kalian ikut menyebarkan hoaks, karena itu bisa berdampak serius dan ada konsekuensi hukumnya,” tandasnya.
Ia pun menekankan bahwa membentuk generasi muda yang unggul tidak cukup hanya dengan pendidikan akademik, tetapi juga dengan menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah derasnya arus informasi digital.
“Salah satu misi Pemerintah Kota Mojokerto dalam Panca Cita adalah mencetak SDM unggul dan berkualitas. SDM unggul dimulai dari pendidikan dan kesehatan yang baik, termasuk kesehatan mental,” ujar Ning Ita.
Selain sesi motivasi dari Ning Ita, para siswa juga mendapatkan materi edukatif dari sejumlah narasumber, termasuk tentang cara menjaga kesehatan mental di era digital.(one/hms)



