Jombang-(satujurnal.com)
Polisi memastikan jasad membusuk yang ditemukan
di tengah ladang jagung di Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Senin (20/4/2026), berjenis kelamin laki-laki. Namun hingga kini, identitas korban belum diketahui.
Penemuan mayat tersebut menggegerkan warga sekitar.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyebut, jasad ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dan telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD setempat untuk proses otopsi serta identifikasi.
“Pada hari ini, Senin 20 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB telah terjadi penemuan mayat di lahan jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang,” ujar Dimas.
Ia menjelaskan, korban dipastikan laki-laki dengan kondisi tubuh sudah mengalami pembusukan lebih dari satu hari. Polisi belum dapat memastikan ada atau tidaknya tanda kekerasan.
“Ditemukan satu jenazah laki-laki, belum diketahui identitasnya. Saat ini jenazah dibawa ke kamar jenazah untuk dilakukan otopsi dan pengenalan identitas,” katanya.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sebuah ponsel di saku korban. Barang tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
“Saat ini masih berlangsung olah TKP untuk menemukan benda-benda mencurigakan. Sementara baru kita temukan handphone pada saku korban,” ucapnya.
Dari ciri awal, korban masih mengenakan sepatu, kaus, dan jaket saat ditemukan. Rambut korban juga masih terlihat, meski detail identitas belum dapat dipastikan.
“Untuk ciri fisik, rambut ada dan diduga laki-laki. Lebih lanjut masih kita dalami,” tambah Dimas.
Polisi terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.
Diberitakan sebelumnya, jasad tersebut pertama kali ditemukan warga yang tengah mencari rumput sekitar pukul 08.45 WIB di kawasan perhutanan yang ditanami jagung, tak jauh dari objek Wisata Bajak Laut. Saat ditemukan, kondisi korban sudah rusak parah dan sulit dikenali.
Pihak kepolisian mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna mempercepat proses identifikasi.(rial)



