Tuesday, October 6, 2026
spot_img
HomeRegionalKota Mojokerto"Rejoto Nyambung Tresno" Promosikan Destinasi Kota Mojokerto Lewat Layar Lebar

“Rejoto Nyambung Tresno” Promosikan Destinasi Kota Mojokerto Lewat Layar Lebar

Mojokerto-(satujurnal.com)
Potensi wisata dan ruang-ruang publik di Kota Mojokerto segera hadir di layar lebar melalui film “Rejoto Nyambung Tresno”, karya sineas muda daerah yang seluruh proses pengambilan gambarnya dilakukan di Kota Mojokerto. Film tersebut dijadwalkan menggelar gala premiere pada 18 Juli 2026 sebelum resmi tayang di CGV Kota Mojokerto mulai 25 Juli 2026.

Produksi yang diprakarsai Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto itu mengusung kisah drama romantis sekaligus memperkenalkan sejumlah destinasi wisata dan ikon kota kepada masyarakat. Official trailer film juga telah diluncurkan melalui kanal resmi Disporapar.

Sejumlah lokasi ikonik menjadi latar cerita, di antaranya Jembatan Rejoto di Kelurahan Pulorejo, kawasan wisata susur Sungai Ngotok di Taman Bahari Mojopahit, Kelurahan Blooto, serta berbagai ruang publik dan pusat kreativitas di Kota Mojokerto. Lokasi-lokasi tersebut dipilih untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata kepada khalayak yang lebih luas.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menilai lahirnya film tersebut mencerminkan perkembangan industri kreatif yang mulai tumbuh di Kota Mojokerto. Menurutnya, karya perfilman dapat menjadi media efektif untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif.

“Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi bukti anak-anak muda Kota Mojokerto memiliki kreativitas dan talenta yang luar biasa. Ini adalah karya yang patut kita banggakan dan dukung bersama,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Ita, Senin (13/7/2026).

Ditandaskan, Pemerintah Kota Mojokerto terus membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif agar mampu menghasilkan karya yang memberi nilai tambah bagi daerah. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar industri perfilman lokal terus berkembang.

Ning Ita juga mengajak masyarakat menyaksikan film tersebut di bioskop sebagai bentuk apresiasi terhadap karya putra daerah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk datang ke CGV Kota Mojokerto mulai 25 Juli 2026 dan menyaksikan Rejoto Nyambung Tresno. Dukungan masyarakat akan menjadi penyemangat bagi lahirnya karya-karya kreatif lainnya,” katanya.

Film ini mengisahkan perjalanan cinta Wira, seorang pemuda yang bekerja di bengkel sekaligus atlet dayung, dengan Sekar, putri Lurah Blooto. Hubungan keduanya menghadapi penolakan akibat perbedaan status sosial, semakin rumit oleh kesalahpahaman, hingga akhirnya Wira membuktikan kemampuan dan integritasnya melalui prestasi sebagai Atlet Berprestasi dan Pemuda Pelopor. Cerita berakhir dengan bersatunya kembali pasangan tersebut di Jembatan Rejoto, yang menjadi simbol penyelesaian konflik sekaligus ikon utama film.

Selain menghadirkan cerita romantis, film ini diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Kota Mojokerto serta mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis potensi lokal. (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular