menyebabkan tiga korban terkapar, satu diantaranya istrinya sendiri, akhirnya
ditangkap anggota Satuan Serse Kriminal Polres Mojokerto.
Sidoarjo diduga kuat sebagai pelaku tunggal yang menabur racun di air galon dan
tempat nasi keluarga istrinya di jalan Empunala, Kota Mojokerto, Senin
(06/10/2014) malam.
banyak saat petugas menggelandangnya ke tahanan Polresta bersama sejumlah
barang bukti.
mengandung racun, poliis juga mengamankan magic jer, galon air mineral, dan
satu kaleng gula. Perkakas-perkakas ini yang diakui Anang ditaburi semacam
racun.
racunnya. Kami mengamankan pelaku karena kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT) dengan alat bukti berupa hasil visum korban
yang istri pelaku. Pasutri ini memang kerap cekcok memang,” kata
Kapolresta Mojokerto AKBP Wiji Suwartini, Selasa (14/10/2014).
Petugas yang mengetahuinya langsung meringkusnya. Suami Wulan ini mengakui
kalau dirinya kesal dengan kuatnya keputusan istrinya yang menggugat cerai.
Bertahun-tahun berumah tangga, Wulan mengaku tak kuat karena kerap cekcok dan
kerap terjadi KDRT.
menabur racun ke dalam galon air dan nasi hingga menyebabkan istri dan dua
keluarnya istrinya nyaris meregang nyawa, namun polisi tetap melakukan
penahanan, karena tindakan KDRT yang dilakukan terhadap istrinya.
dalam rumah tangga.
dengan memberikan racun ke dalam air minum serta makanan korban, tersangka akan
diancam pasal berlapis,” kata Kapolres Wiji Suwartini.
keponakan ditemukan terkapar di dalam rumah di Jl Raya Empunala nomor 64, Kota
Mojokerto. Mereka diduga diracun karena dalam keadaan lemas setelah mual dan
terus muntah. Korban adalah Tasmaji (47) dan anaknya Rohmad (18) serta
keponakannya Wulan (25). Wulan tidak lain adalah istri Anang.
kini melewati masa kritis di rumah sakit. (wie)




