| Kapolres Mojokerto, AKBP Budhi Herdi Susianto |
Agung (MA) oleh Kepaniteraan MA tentang putusan MA atas kasasi salah satu calon
bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP), Polres Mojokerto dan Polresta
Mojokerto menyatakan berada pada posisi netral mengamankan putusan hukum.
Susianto menegaskan hal itu dalam apel gabungan TNI – Polri dan unsur pengamanan terkait, di Alon-alon
Kota Mojokerto dalam rangka cipta kondisi Pilkada Mojokerto 2015, Senin (09/11/2015).
efek gangguan kamtibmas, sebagai petugas pengamanan, netral mengamankan putusan
hukum,” kata Kapolres.
hanya melibatkan jajaran aparat keamanan dan pemerintahan di Kabupaten
Mojokerto saja tapi juga aparat keamanan dari Kota Mojokerto. Yakni Polres
Mojokerto Kota, Kodim 0815 Mojokerto.
personil organik antara lain dari Brimob Polda Jatim dan Batalyon Kavaleri
(Yonkav) 3/Tank Malang. Penambahan pasukan ini untuk mengantisipasi karena kami
menganalisa adanya peningkatan suhu politik terkait informasi putusan kasasi
MA,” imbuhnya.
yang diikuti 37 peleton atau 1.700
personil gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub, ini pun mengajak seluruh
elemen masyarakat untuk bekerjasama menciptakan situasi yang aman dan kondusif
dalam pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat lokal tersebut.
sinergitas, kekompakan, dan kebersamaan dalam mensukseskan dan mengamankan
pilkada Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.
untuk melaksanakan tugas penuh tanggung jawab.
Kabupaten Mojokerto dari waktu kewaktu mengalami peningkatan, sebagai petugas
pengamanan harus meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
pilkada menjaga netralitas dan melaksanakan tugas penuh tabggungbjawab. “Langkah
pengamanan dengan mengedepankan persuasif dan preventif setelah itu represif
atau penindakan,” pungkasnya. (wie)



