![]() |
| Bupati Jombang Nyono Suharli |
pemangkasan belanja daerahnya di masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat
Daerah) sebesar 10 persen.
memotong anggaran belanja daerah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan
Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2016 ini sebesar Rp. 68,8 triliun.
dibahas dalam rapat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) bersama DPRD dan
selanjutkan akan menjadi agenda perampingan terhadap beberapa kegiatan.
berdampak pada pembangunan daerah kedepan.
anggaran dari APBN bakal tertunda atau terhambat. Namun demikian, kata dia
pihaknya memastikan bakal melakukan penyesuaian dan menyelesaikan seluruh
pembangunan sesuai yang ditargetkan sebelumnya.
agenda termasuk didalam perampingan kelembagaan organisasi. Kalau berdampaknya
tidak hanya beberapa kegiatan yang memang harus tertunda pada tahun berikutnya,
mudah-mudahan target kita sesuai visi misi itu Insya Allah 2018 selesai”, Kata
Nyono, Senin, (8/8/2016).
pos anggaran dalam APBN-P (Anggaran Pendapatan Belanja Negara Peruabahan) tahun
2016. Setelah dipotong sebesar Rp. 50,6 triliun, nantinya Pemerintah akan
kembali memotong APBN-P 2016 sebesar Rp. 133,8 triliun. Rincianya, belanja
Kementerian dan Lembaga dikurangi sebesar Rp. 65 triliun dan belaja daerah
dipotong sebesar Rp. 68,8 triliun.
produktif. Seperti, belanja pegawai, biaya perjalanan dinas dan pembangunan
gedung-gedung Pemerintahan. Dengan pemotongan itu diharapkan akan terjadi
perlambatan perdagangan internasional dan ekonomi secara global sehingga
berdampak pada penurunan harga komuditas dipasar internasional.(rg)




