mempresentasikan program kebersihan lingkungan di wilayah yang dipimpinnya
dihadapan Tim Penilai Adipura 2017 yang digelar oleh Direktorat Jenderal
Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Kementerian Lingkungan
Hidup di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (6/6/2017) sore.
Witular, mengutarakan, presentasi dan wawancara dilakukan kepala daerah karena
kota yang dipimpinnya menjadi salah satu nominator Adipura tahun ini.
Presentasi untuk mengetahui sejauh mana Pemkot Mojokerto mampu mengimplementasikan
program pembangunan.
komitmen Wali Kota dalam program inovasi terhadap pembangunan lingkungan
hidup,” terangnya seraya mengatakan, hasil penilaian akan diumumkan awal
Juli mendatang.
Yunus didampingi Sekkota Mas Agoes Nirbito Moenasih Wasono dan sejumlah kepala
organisasi kepala daerah (OPD) tersebut merupakan tahapan yang harus dilalui
setelah tahapan verifikasi.
Mojokerto mampu mempertahankan Adipura yang diraih tahun lalu. Ini tidak lepas
dari terobosan-terobosan di bidang pengelolaan lingkungan hidup, dari
pembentukan kader lingkungan berseri hingga gerakan KASIH SETIA akronim Kampung
Bersih Sehat, Teduh, Indah dan Aman.
terbuka hijau, Alun-alun sebagai paru-paru kota, trotoar yang nyaman, dan TPA
yang baik untuk menopang gerakan yang digagas birokrat ulama yang akrab disapa
Kiai Ud tersebut.
menuturkan tentang strategi pengelolaan sampah, pembentukan Bank Sampah di
setiap lingkungan, pengembangan energi alternatif ramah lingkungan, sanitasi
lingkungan berbasis masyarakat, program cuci sampah rumah yang terintegrasi
dengan PSN setiap hari Jumat, clean city dan layanan pengaduan terkait PJU,
pohon tumbang dan sampah liar.
perhatian juri adalah terobosan Kiai Ud dalam bidang persampahan yaitu program
bayar pajak pakai sampah berhadiah umroh.
berulang tahun ke-99 pada 20 Juni nanti berharap perolehan Adipura nantinya
akan melengkapi hadiah ulang tahun kota yang hampir berumur seabad ini. Piala
Adipura juga merupakan target Panca Sukses yang selalu diutarakan Kiai Ud sejak
awal tahun lalu.
tahun ini Piala Adipura dapat kita raih, sehingga dapat terus menjadi
penyemangat pemerintah dan masyarakat Kota Mojokerto untuk terus bersama mewujudkan
lingkungan yang bersih, sehat, teduh dan indah,” harap Kiai Ud. (one)





