pusat sudah terpasang 5000 rumah tangga yang tersebar di lima kelurahan di Kota
Mojokerto tahun 2017 lalu. Di tahun 2019 nanti, Kota Mojokerto kembali mendapat
kuota jargas dua kali lipat dari kuota sebelumnya.
jargas bumi tidak merempet ke ribuan rumah tangga sasaran, Pemkot Mojokerto
menggelar sosialisasi pemasangan jargas bumi, di Balai Kota Graha Praja Wijaya
Pemkot Mojokerto, Selasa (10/7/2018).
Mojokerto, Sumarmi Astuti mengatakan, pembangunan jargas bermanfaat bagi
pemerintah dan masyarakat.
dapat mengurangi beban subsidi minyak tanah dan LPG, mensukseskan program
diversifikasi energi dan mensukseskan program langit biru. Bagi masyarakat
adalah tersedianya energi yang murah, aman dan praktis serta teralirinya gas
bumi untuk rumah tangga di Kota Mojokerto,” jelasnya.
terpasang di tahun 2017 yakni
Kauman, Miji, Surodinawan dan Prajurit Kulon. “Rencananya Kota Mojokerto tahun
2019 akan mendapatkan 10.000 jaringan yang akan dipasang di 10 Kelurahan yaitu
Kelurahan Meri, Gunung Gendangan, Kedundung, Balongsari, Magersari, Jagalan,
Sentanan,Gedongan, Purwotengah dan
Kranggan.
calon penerima jargas, yakni untuk sosialisasi. Melalui cara ini diharapkan masyarakat
tidak akan mudah diterpa isu-isu negatif tentang kerugian jargas sehingga
mereka dapat menjelaskan dan menyebarkan manfaat jargas kepada masyarakat di
sekitar lingkungan masing-masing.
menyampaikan informasi secara jujur dan jelas kepada masyarakat serta
menjelaskan bahwa program jargas ini aman dan didukung penuh oleh pemerintah
pusat maupun pemerintah daerah,” tegasnya.
memiliki beberapa keuntungan antara lain dekat dengan sumber gas alam yang ada
di Sidoarjo, topografinya landai sehingga mudah dipasang pipa gas. “Disamping
itu Kota Mojokerto juga padat penduduknya,” imbuhnya.
Anggi Suherdian dan Umar Wahyuddin dari PT Azevendopratama Consultant selaku
konsultan yang menangani jaringan gas. Selain dijelaskan manfaat jargas, warga
juga mendapat informasi proses pendataan/survey pemasangan jargas. (one)




