program bedah rumah melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
dalam kategori Rumah Tinggal Tidak Layak Huni (Rutilahu) akan jadi sasaran TMMD
tahun 2020 ini.
dilaunching Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam
V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi beberapa hari mendatang
juga dilaksanakan pembangunan jalan di Desa Canggu, Kecamatan Jetis dan Desa
Mojolebak, serta pembuatan perpustakaan.
kehidupan masyarakat melalui program TMMD. Selama 32 hari, kita akan membedah
500 Rutilahu, membangun jalan di Desa Canggu dan Mojolebak serta pembuatan
perpustakaan,” papar Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto
dalam event Afternoon Coffee bersama wartawan Mojokerto Raya di Land Koffie,
Jalan Benpas Mojokerto, Kamis (12/3/2020) sore.
ini jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
rumah. Tahun ini 500 rumah,” terangnya.
bedah rumah akan dibagi rata buat sebanyak 20 Koramil yang ada.
imbuhnya.
program Rutilahu, lanjutnya, bukan
karena dekat dengan kita, namun sesuai kriteria penerima bantuan.
bambu atau papan. Sasarannya jelas, mereka betul-betul rumah masyarakat yang perlu
uluran tangan kita,” tukasnya.
kerjasama Kodam V/Brawijaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ujar Dandim,
bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mencapai standar hidup yang layak
terutama dalam pemenuhan kebutuhan papan (perumahan). Program Rutilahu ini juga
bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga kualitas
hidup masyarakat semakin meningkat.
melakukan pendampingan kepada para petani untuk peningkatan mutu produksi.
keterbatasan. Semua masalah adalah tanggung jawab kita bersama,”
tandasnya.
melanjutkan program jambanisasi 500 rumah yang telah dilaksanakan. Tahun ini,
mereka menargetkan pembuatan 1000 jamban.
kehidupan masyarakat. Itu tugas kita bersama. Masalah di Mojokerto tanggung
jawab kita bersama,” pungkasnya.
Diak Eko Purwoto berharap program TMMD terutama untuk Rutilahu dilaksanakan
dengan terarah.
maka sudah barang tentu akan tepat sasaran. Sehingga masyarakat kurang mampu
akan merasakan program yang dilaksanakan TNI ini,” ujarnya.
masyarakat merasakan manfaat keberadaan unsur penjaga kesatuan NKRI tersebut.
peran TNI. Kami sangat mengapresiasinya,” kata Diak. (one)




