Saturday, October 10, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoSE Wali Kota Dorong ASN Belanja di Pasar Tradisional, UMKM Kota Mojokerto...

SE Wali Kota Dorong ASN Belanja di Pasar Tradisional, UMKM Kota Mojokerto Dapat Angin Segar

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekonomi kerakyatan. Salah satunya lewat Surat Edaran (SE) Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang mengimbau seluruh ASN untuk berbelanja di pasar tradisional. Langkah ini diyakini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar tetap bertahan dan berkembang.

“Kalau ASN rutin belanja di pasar tradisional, maka perputaran uang terjadi di level bawah. Ini bagian dari strategi memperkuat pondasi ekonomi lokal,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Tak hanya lewat kebijakan tertulis, Ning Ita juga turun langsung ke lapangan melalui program SAMBANG – Semangat Membangun UMKM, yang kali ini digelar di Kelurahan Wates, Rabu (2/7/2025).

Dalam kunjungannya, Ning Ita mengajak masyarakat untuk melarisi dagangan UMKM—sebuah ajakan sederhana, namun bermakna besar bagi pelaku usaha kecil.

“UMKM adalah kekuatan ekonomi lokal. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Kalau kita semua ikut melarisi dagangan UMKM, maka kita ikut bantu mereka berkembang,” tegasnya.

Hari ini, dua UMKM yang disambangi orang nomor wahid di lingkup Pemkot Mojokerto tersebut. Yakni Aneka Sambelan “Belut Gelut” dan “Rumah Rolan”, produsen jus sehat dan sayuran segar.

Ning Ita menilai keduanya sebagai bukti bahwa kreativitas bisa menjadi jalan hidup yang berkelanjutan.

“Saya ingin mendengar langsung kendala dan kebutuhan mereka. Pemerintah hadir tidak hanya dalam bentuk seremonial, tapi lewat pelatihan, perizinan, hingga promosi produk,” tambahnya.

Lewat program Sambang UMKM, Ning Ita ingin menumbuhkan kebanggaan atas produk lokal. Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas, kebersihan, serta kemasan produk agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kalau semua elemen saling mendukung, UMKM Mojokerto bukan hanya bertahan, tapi juga bisa naik kelas,” pungkasnya.(ank)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular