Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomeNasionalWamenag Apresiasi Inovasi Moderasi Beragama dari Kemenag Mojokerto

Wamenag Apresiasi Inovasi Moderasi Beragama dari Kemenag Mojokerto

Mojokerto-(satujurnal.com)
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memberikan apresiasi atas dua program inovatif yang digagas Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Mojokerto, yaitu Kendil Utomo dan Sajaroh Cinta. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Mojokerto pada Senin, 28 Juli 2025.

“Saya sangat mengapresiasi Kendil Utomo dan Sajaroh Cinta. Ini adalah terobosan kehidupan beragama yang sangat baik. Saya akan menyampaikan program ini ke daerah lain dan menegaskan bahwa gagasan ini berasal dari Mojokerto,” ujar Wamenag, dikutip dari laman kemenag.go.id.

Program Kendil Utomo (Kemenag-Dukcapil untuk Mojokerto) merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memudahkan pasangan pengantin mendapatkan dokumen kependudukan yang telah diperbarui — seperti KTP dan Kartu Keluarga — segera setelah prosesi akad nikah berlangsung.

Sementara itu, Sajaroh Cinta (Satu Janji Rawat Bhoemi dari Catin untuk Semesta) adalah gerakan berbasis ekoteologi yang mengajak para calon pengantin untuk menanam pohon sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Wamenag menilai kedua program ini sejalan dengan semangat penguatan moderasi beragama dan mendukung program prioritas Kementerian Agama dalam membangun harmoni sosial serta kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, Kankemenag Mojokerto juga mengembangkan program MOGU (Mojokerto Guyub), sebuah inisiatif untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, kerukunan, dan kekeluargaan di tingkat akar rumput. Program ini juga berfungsi sebagai sistem deteksi dini dalam mencegah potensi konflik berbasis keagamaan di masyarakat.

Kepala Kankemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, menyampaikan harapannya agar kegiatan pembinaan yang diberikan Wamenag dapat menjadi penyemangat bagi para ASN, khususnya CPNS 2024 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Tahap I.

“Semoga para ASN baru bisa segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami nilai-nilai yang dijunjung Kementerian Agama, serta menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.(one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular