Wednesday, October 7, 2026
spot_img
HomeSerba-serbiGOTRA MOJO Resmi Mengaspal, Akses Mojokerto–Trawas Kini Lebih Mudah

GOTRA MOJO Resmi Mengaspal, Akses Mojokerto–Trawas Kini Lebih Mudah

Mojokerto-(satujurnal.com)
Feeder Trans Jatim dengan rute Kota Mojokerto–Mojosari–Trawas yang diberi nama GOTRA MOJO (akronim dari Mojokerto-Mojosari-Trawas) resmi diluncurkan pada Selasa (19/8/2025). Trayek baru ini menghubungkan Terminal Kertajaya, Terminal Mojosari, Pungging, hingga Sub Terminal Trawas di kawasan wisata Taman Ghanjaran, Desa Ketapanrame.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (Gus Bupati) di Lapangan Trawas. Acara berlangsung meriah dengan ribuan warga, Forkopimda, tamu undangan, dan atraksi drumband pelajar se-Kecamatan Trawas.

Layanan GOTRA MOJO beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB dengan sistem pulang-pergi (PP). Armada yang digunakan berupa dua unit Isuzu Elf long berkapasitas 19–20 orang, lengkap dengan fasilitas AC dan colokan charger handphone. Tarif resmi yang berlaku dinilai cukup terjangkau, yaitu Rp25.000 untuk perjalanan penuh dari Terminal Kertajaya hingga Terminal Trawas, sementara perjalanan jarak pendek dikenakan tarif segmentasi,
Rp10 ribu dari Terminal Kertajaya ke Terminal Mojosari,
Rp17 ribu dari Terminal Mojosari ke Wisata Air Terjun Dlundung, Trawas.

Gus Bupati menegaskan, GOTRA MOJO bukan sekadar transportasi umum, tetapi juga simbol kebangkitan Mojokerto sebagai destinasi wisata. Layanan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi, mengurai kemacetan di jalur wisata Trawas–Pacet, sekaligus membuka akses lebih mudah bagi pelajar, warga, dan wisatawan. Selain itu, kehadiran trayek baru ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor wisata di sekitar kawasan Trawas dan Pacet.

Kepala Dishub Jatim, Nyono, menambahkan bahwa layanan ini melengkapi jaringan Trans Jatim yang sudah ada. Ke depan, GOTRA MOJO akan terintegrasi penuh sehingga wisatawan dari berbagai kota di Jatim bisa lebih mudah mengakses Trawas.

“Dengan adanya feeder ini, wisata Mojokerto akan tumbuh signifikan dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Kios, homestay, dan UMKM sekitar pasti makin ramai,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov juga mendorong Pemkab Mojokerto agar mengembangkan skema Buy the Service dan pembayaran non-tunai supaya layanan semakin terjangkau, nyaman, dan dipercaya masyarakat.(one)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular