Thursday, October 8, 2026
spot_img
HomeRegionalPemkot MojokertoGerakan Pangan Murah Serentak Hadir di Kota Mojokerto, Ning Ita: Pangan Aman...

Gerakan Pangan Murah Serentak Hadir di Kota Mojokerto, Ning Ita: Pangan Aman dan Terjangkau

Mojokerto-(satujurnal.com)
Kota Mojokerto ikut ambil bagian dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu (30/8/2025). Tiga kecamatan di Kota Onde-onde ini menjadi titik pelaksanaan, menghadirkan bazar sembako murah yang langsung disambut antusias warga.

Program nasional sekaligus memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini digelar pemerintah bersama TNI, Polri, Bulog, dan sejumlah lembaga terkait dengan tujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta memastikan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung meninjau pelaksanaan GPM di Kecamatan Kranggan. Ning Ita, sapaan wali kota menyebut kegiatan ini bukan sekadar bazar, melainkan sinergi nyata antara pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Di tiap kecamatan kami menyiapkan 7 ton beras SPHP, 120 liter minyak goreng, 24 kilogram gula, serta komoditas lain seperti telur, sayuran, ikan, bumbu dapur, hingga frozen food,” terang Ning Ita. Menurutnya, frozen food sengaja disediakan karena sering digunakan sebagai tambahan protein bagi bayi dan balita stunting.

Ning Ita menegaskan kondisi ketahanan pangan Kota Mojokerto saat ini aman dan terkendali. Tiga dimensi yang menjadi tolok ukur, ketersediaan, distribusi, dan keterjangkauan harga, dinilai terpenuhi berkat penguatan program TPID Pracangan serta hadirnya 18 Koperasi Merah Putih yang aktif menjual dahn mendistribusikan sembako di tiap kelurahan.

Dalam GPM kali ini, harga pangan dijual jauh di bawah pasaran: beras SPHP Rp 56.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp 15.000 per liter, gula Rp 17.500 per kilogram, telur ayam Rp 24.500 per kilogram, bawang merah Rp 29.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 27.000 per kilogram. Melalui program ini, Pemkot Mojokerto berharap warga semakin mudah memperoleh bahan pokok dengan harga stabil (one/hms)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular